Tiga Ranperda yang Diajukan Pemko Payakumbuh Akan Segera Dibahas DPRD

Wawako Payakumbuh, Erwin Yunaz saat menyampaikan tiga Ranperda ke DPRD daerah tersebut.
Wawako Payakumbuh, Erwin Yunaz saat menyampaikan tiga Ranperda ke DPRD daerah tersebut. (Ist)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Memasuki masa sidang kedua DPRD, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh mengajukan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) untuk dibahas sampai nanti disahkan sebagai Perda.

Tiga Ranperda itu adalah tentang Ranperda Perusaahn Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sago Kota Payakumbuh, Ranperda Penyertaan Modal Pemerintah Daerah ke dalam Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Sago, dan Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Ranperda tersebut langsung disampaikan oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz yang menyebut, Ranperda tentang PDAM Tirta Sago yang diajukan saat ini menyesuaikan dengan Peraturan Perundang-Undangan yang lebih tinggi yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah dan Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Payakumbuh dan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2009 tentang Tata Kerja dan Organisasi Perusahaan Air Minum Daerah.

Baca Juga

"Hal yang paling mendasar disusunnya Ranperda PDAM Tirta Sago ini ialah bahwa kedua Peraturan Daerah yang telah ada sebelumnya harus disatukan. Yang mana hal ini mengacu pada Pasal 11 Ayat 1 dan Pasal 16 Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah," kata Erwin Yunaz beberapa waktu lalu.

Untuk Ranperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah ke dalam Perumda Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz mengatakan jika Ranperda itu merupakan salah satu bentuk dukungan dalam menggerakkan perekonomian daerah dan peningkatan pendapatan asli daerah berupa Pengelolaan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Sago yang dilakukan secara profesional.

Terakhir, Ranperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan dimaksudkan jika perubahan alih fungsi lahan dari pertanian menjadi lahan non pertanian saat ini semakin mengalami peningkatan yang disebabkan adanya pertumbuhan penduduk yang berimbas pada peningkatan kebutuhan tempat tinggal atau perumahan serta kebutuhan pendukung lainnya seperti perindustrian, jasa/perdagangan dan lainnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh, Hamdi Agus menyebut, pihaknya akan segera melakukan pembahasan terhadap Ranperda yang diajukan Pemko tersebut.

"Besok kami akan melakukan sidang lanjutan dengan mendengarkan penyampaian pandangan fraksi-fraksi. Pada intinya, Perda ini adalah kebutuhan daerah yang secepatnya harus kita selesaikan," kata Hamdi Agus, Rabu (15/1).

Untuk di masa sidang yang ke-2 ini, kata Hamdi, hanya tiga buah Ranperda tersebut yang akan dibahas oleh DPRD Kota Payakumbuh.

Sedangkan pada masa sidang yang ke-3 ada beberapa Perda yang dibahas, termasuk Perda inisiatif DPRD Kota Payakumbuh, yakni tentang kesejahteraan sosial.

"Perda terkait kesejahteraan sosial tersebut merupakan usulan dari Komisi A, itu akan kita bahas pada masa sidang selanjutnya," sebutnya. (*)

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Editor: Taufik Hidayat