LPPM Unand Beri Sentuhan ke UMKM Agar Bisa Bersaing

Pelatihan kepada 20 pelaku UMKM binaan Unand
Pelatihan kepada 20 pelaku UMKM binaan Unand (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas (Unand) terus berupaya agar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbadan hukum di Sumatera Barat (Sumbar) berkembang. Selain itu mereka ditargetkan bisa bersaing baik nasional maupun internasional.

LPPM berupaya memberikan sentuhan mulai dari perusahaan, SDM hingga produk UMKM yang menjadi binaan mereka.

Hari ini (Rabu 14 Januari 2020) LPPM Unand memberikan pemahaman kepada 20 pelaku UMKM bagaimana kiat meningkatkan kerja sama komersialisasi dengan mitra berbadan hukum.

Baca Juga

Ketua pelaksana kegiatan Muhammad Makky menjelaskan, kegiatan tersebut sebagai berikut sinergitas universitas dan dunia usaha. Sehingga UMKM binanan bisa mengakses pasar seperti memasukkan produk ke ritel yang ada di Sumbar.

Tak hanya itu, UMKM binaan ini juga diintervensi kualitas produknya, dibranding hingga dibantu pemasaran secara online. "Bahkan kami bantu mereka pendanaan, pengurusan sertifikat halal dan lainnya," terangnya.

Dijelaskannya, kegiatan tersebut diikuti oleh pelaku UMKM dari berbagai jenis usaha. Dalam kegiatan juga dilaksanakan kerja sama formal dengan beberapa perusahaan di Sumbar yang bergerak di bidang SDM 4.0, pupuk, limbah dan kopi.

"Kami sebagai penyambung atau mempasilitasi agar UMKM bisa berkembang dan maju," tukasnya.

Sementara itu, Ketua LPPM Unand Uyung Gatot S Dinata menyampaikan, kegaitan tersebut merupakan rangkaian dari pembinaan terhadap 135 UMKM binaan Unand. LPPM membantu mulai dari inovasi produk hingga pemasaran.

"Kami bantu mereka bagaimana bisa bergerak maju. Mulai dari bagaimana mendaftarkan usaha, kemasan, branding hingga survei bagaimana usaha mereka di pasar sampai kepada laporan keuangannya," ujarnya.

Dijelaskannya, banyak keterbatasan UMKM dalam mengakses pasar karena keterbatasan ilmu pengetahuan, LPPM hadir ditengah mereka untuk mencarikan solusi.

"Kami punya banyak tenaga ahli dari berbagai latar belakang pendidikan, jadi apa kekurangan mereka kita bantu memecahkannya," tutup Uyung. (*)

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Editor: Joni Abdul Kasir