Ada Tambang Besar di Unand, Begini Bentuk dan Penampakannya

Ketua LPPM Unand Uyung Gatot S Dinata
Ketua LPPM Unand Uyung Gatot S Dinata (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Universitas Andalas (Unand) Padang memiliki tambang. Akan tetapi agak berbeda dari pertambangan biasanya yang mengolah hasil bumi seperti emas, batu bara atau timah.

Di Unand ada tambang inovasi dengan mengolah banyak produk menjadi berkualitas tinggi atau meningkatkan nilai tambah produk. Adanya di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM).

Ketua LPPM Unand Uyung Gatot S Dinata mengatakan, ada produk pertambangan di luar dengan mengolah hasil bumi, ada produk perkebunan dan hutan ternyata di Unand ada juga tambang besar yang disebut tambang inovasi.

Baca Juga

"Tujuannya sama penambangan untuk kesejahteraan menyangkut perekonomian masyarakat," katanya, Kamis, 15 Januari 2020.

Uyung menyebutkannya tambang, selain tujuan sama, proses dan cara kerja juga hampir sama. Dari bahan yang tidak bernilai guna hingga menghasilkan produk berkualitas tinggi.

"Sama, di tambang ada sentuhan ilmu pengetahuan, sebagai contoh tanah tandus ternyata ada minyak lalu diolah dan mendatangkan pemasukan yang cukup besar. Di Universitas (Unand) juga begitu, dari produk biasa kita jadikan luar biasa," ungkap Uyung.

Dilanjutkannya, kesamaan lain, sama-sama mengeluarkan produk. Bahkan di Unand sudah banyak produk inovasi yang berkaitan langsung dengan masyarakat dan dunia usaha.

"Produk kita banyak, mulai dari produk kesehatan seperti obat-obatan, batik, gambir, manggis menjadi bernilai tinggi," sebutnya.

Apalagi, Unand telah punya Science Techno Park (STP) tempat bertemunya peneliti, dunia usaha dan pemerintah untuk pemanfaatan produk hasil riset akademisi kampus Limau Manis tersebut.

"Nanti kita akan pusatkan di Science Techno Park (STP) yang akan kita buka bulan depan. Jadi sebutan tambang inovasi semakin kuat di Unand," tukasnya. (*)

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Editor: Joni Abdul Kasir