Diduga Sebar Provokasi Kebencian, Kanwil Kemenag DKI Panggil Oknum Guru Madrasah

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta Saiful Mujab
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta Saiful Mujab (kemenag.go.id)

KLIKPOSITIF - Kementerian Agama akan menindak tegas aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti menyebarkan provokasi kebencian kepada pemerintah. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta Saiful Mujab, menyusul adanya laporan tentang oknum guru madrasah yang menyebarkan provokasi kebencian di media sosialnya.

"Kami akan panggil yang bersangkutan. Jika terbukti melakukan pelanggaran, akan kita berikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Saiful Mujab, di Jakarta, Jumat (17/01), yang dikutip dari kemenpora.go.id.

Mujab menyampaikan, pemanggilan terhadap oknum guru madrasah yang diduga menyebarkan provokasi kebencian merupakan langkah penegakan disiplin. "Kita tegas. Artinya, ini yang sedang kita lakukan (pemanggilan) sebagai langkah penegakan disiplin dan diharapkan akan menjadi peringatan bagi ASN yang lainnya," kata Saiful Mujab.

Baca Juga

Ia menambahkan, penegakan sanksi pasti akan dilakukan kepada ASN yang terbukti melakukan penyebaran kebencian. Mengingat saat ini para ASN telah terikat aturan Surat Keputusan Bersama (SKB) 11 Menteri tentang Penanganan Radikalisme Dalam Rangka Penguatan Wawasan Kebangsaan pada Aparatur Sipil Negara.

"Dalam SKB tersebut sudah jelas aturannya, bahwa salah satu pelanggaran ASN yang bisa dilaporkan adalah menyampaikan pendapat baik lisan maupun tertulis melalui media sosial yang bermuatan ujaran kebencian terhadap Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan pemerintah," jelas Saiful.

Peristiwa ini menurut Saiful Mujab diharapkan dapat menjadi perhatian dan pembelajaran bagi ASN lainnya untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosial. "Saya pikir ini untuk pembelajaran bagi yang lain. Karena sudah sering kita ingatkan dalam menggunakan media sosial itu hati-hati lah. Karena jejak digital susah terhapus," pungkas Saiful Mujab. (*)

Video

Sumbar Kesulitan Solar

YouTube channel KlikPositif.com

Editor: Haswandi