Pemprov Sumbar Akan Sediakan Lapangan Pekerjaan Baru Bagi Mantan Penambang Ilegal

Gubernur Irwan Prayitno saat memipin rapat dengan Kepala OPD di lingkup Pemprov Sumbar, Senin (20/1) di Istana Gubernur
Gubernur Irwan Prayitno saat memipin rapat dengan Kepala OPD di lingkup Pemprov Sumbar, Senin (20/1) di Istana Gubernur (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) berusaha mencarikan solusi bagi masyarakat biasanya menambang dan melakukan pembalakan secara ilegal bisa berpindah kepada pekerja lain.

"Ini merupakan program kita membantu masyarakat, terutama bagi mereka yang telah berhenti dari aktifitas yang ilegal," ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di ruang rapat istana gubernur, Senin, 20 Januari 2020.

Program tersebut juga berlaku bagi mereka telah diberhentikan penegakan hukum sehingga mereka tidak memiliki pekerjaan lagi. Agar mereka tidak mengulangi pekerjaan ilegal itu lagi.

Baca Juga

"Mereka dapat bekerja dari program OPD yang dimiliki Pemprov," katanya.

Lebih lanjut kata Irwan, program yang dapat diberikan kepada masyarakat tersebut, seperti di Dinas Sosial memiliki program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Kemudian, di Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) disana ada dana desa yang mana dari 40 persen dana tersebut kegiatan padat karya sehingga masyarakat dapaty mejadi tenaga kerja untuk membangun isnfrastruktur di desanya.

"Lalu pada Dinas Kehutanan dengan memberikan benih untuk perkebunan, begitupun dengan Dinas Pertanina. Dinas UMKM juga dapat memberikan bantuan bagi pelau usaha pemula serta Dinas Pangan dengan nagari mandiri pangan. Bisa masuk semua program itu untuk membantu masyarakat kita tersebut," katanya lagi.

Untuk itu, kata Irwan pihaknya menungaskan Dinas ESDM agar melakukan pendataan bagi masyarakat tersebut, sehingga setelah dilakukan pendataan baru dapat disalurkan program tersebut kepada mereka.

"Kita akan data terlebih dahulu. Hari Rabu besok kita akan rapat teknis dan kemungkinan nanti data sudah ada, sesuai dengan nama masing-masing dan daerahnya maka kita akan bantu mereka melalui program yang ada tersebut," tukasnya. (*)

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Editor: Joni Abdul Kasir