Remaja Usia Sekolah Jadi Korban Pemerkosaan di Pasbar, Tiga Orang Diduga Pelaku Dibekuk

Tiga dari Empat Pelaku dugaan pemerkosaan dan Pemerasan yang di ciduk Polsek Ranah Batahan
Tiga dari Empat Pelaku dugaan pemerkosaan dan Pemerasan yang di ciduk Polsek Ranah Batahan (Ist)

PASBAR, KLIKPOSITIF - Tiga orang dari empat pelaku dalam kasus dugaan pemerkosaan dan pemerasan terhadap seorang pelajar di Jorong Taming Batahan, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) diringkus.

Ketiga pelaku itu berinisial IR (46), AWN (35) dan AN (33), mereka diringkus pihak Kepolisian Sektor Ranah Batahan setelah menerima laporan dari korban berinisial NS (17) pada Senin (20/1/2020)..

"Hingga saat ini petugas masih memburu keberadaan terhadap satu pelaku lainnya dan identitas nya sudah diketahui," sebut Kasubag Humas Polres Pasaman Barat, IPTU Defrizal, Selasa (21/1/2020).

Baca Juga

Defrizal menjeleskan, peristiwa itu sendiri terjadi hari Sabtu malam (18/1/2020) sekira pukul 21.00 WIB. Korban saat itu dipaksa dan diancam agar bisa melayani para pelaku, ketika ia dituduh berbuat zina dengan pacar nya di salah satu bidang kebun sawit didaerah itu.

"Saat itu korban (NS) lagi bersama pacarnya berinisial "MB" jalan jalan dengan sepeda motor ke Jorong Taming Batahan, sesampai didaerah itu, pacar korban hendak buang air kecil ditepi jalan raya yang ada tanaman sawitnya. Kemudian, karena takut sendirian menunggu, korban mengikuti pacarnya yang hendak buang air kecil. Selesai buang air kecil ketika mereka hendak pergi, sudah ada 4 orang pria telah menunggui mereka," kata Defrizal.

Ia menambahkan, keempat pria itu lantas menuduh pelapor telah berbuat zina dan harus didenda Rp5juta, karena tidak ada uang korban menyerahkan telpon selularnya dan uang senilai Rp100ribu kepada ke empat pria itu.

"Saat korban dipaksa melayani para pelaku, pacar korban dapat meloloskan diri, untuk meminta bantuan warga sekitar, sehingga korban dapat diselamatkan dari pelaku terakhir yang hendak melampiaskan nafsunya," jelasnya.

Akibat perbuat itu mengakibatkan trauma mendalam bagi korban dan ia baru membuat laporan dua hari pasca kejadian tepatnya pada Senin (20/1/2020) di Polsek Ranah Batahan. Usai korban diinterogasi petugas, dibawah komando Kapolsek Iptu Keling Dapit para pelaku pun diburu.

"Dalam jangka 12 jam sebanyak tiga orang pelaku berhasil dibekuk, sedangkan satu orang lagi dalam pencarian," ulasnya.

Sedangkan akibat dari perbuatan pelaku, mereka disangkakan melawan Undang-Undang No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan Pasal 26 Ayat D dan Pasal 368 Jo 55 KUHP.

Video

Dramatis, Personel BPBD Solok Lewati Sungai dengan Seutas Tali

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Eko Fajri