Mengenal Danau Purba di Kamang, Luasnya Sampai ke Bukittinggi

Danau Tarusan, Sisa Danau Purba Kamang
Danau Tarusan, Sisa Danau Purba Kamang (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

AGAM, KLIKPOSITIF- Ahli Geologi Sumatera Barat Ade Edward mengatakan, dulunya wilayah Kamang dan sekitarnya, termasuk sebagian Kota Bukittinggi, merupakan sebuah danau berukuran cukup besar dan disebut dengan Danau Purba Kamang.

Lewat hasil rekonstruksi dengan analisa awal peta topografi menggunakan citra satelit dan lithologi, ia mengatakan, kemungkinan danau purba ini ada sekitar zaman Pleistosen.

Dalam skala waktu, zaman pleistosen berkisar antara 2.588.000 hingga 11.500 tahun yang lalu.

Baca Juga

"Luasnya kita perkirakan 6000 hektare, kedalamannya sekitar 40-50 meteran," ungkapnya, Selasa 21 Januari 2020.

Lebih lanjut, kata Ade, danau ini kemudian menyusut hingga menjadi tanah padat yang kemudian bisa dihuni makhluk hidup.

"Diperkirakan, menyusut karena mengalami kebocoran di Tarusan Kamang, sementara di dekat Kantor Camat Baso adalah muara sungai purba Danau Kamang," ungkapnya.

Dengan ukuran 6000 Hektare, bisa dibilang ukurannya 2/3 dari luas danau Maninjau (9700 Hektare), yang mencakup wilayah Kecamatan Tilatang Kamang, Kecamatan Kamang Magek, Kecamatan Ampek Angkek, sebagian Kecamatan Baso dan sebagian wilayah Kota Bukittinggi.

"Salah satu sisanya yang masih bisa dilihat adalah Danau Tarusan. Sekarang air-air dari Kamang mengalir melalui sungai bawah tanah yang kemudian keluar ke Ngalau Baso," ungkapnya.

Sepertinya hal ini sejalan dengan beberapa mitos lokal terutama yang ada di Kamang yakni keberadaan Ngalau (Gua) Tarang. Di sini, warga lokal mempercayai jika struktur batuan di sana berasal dari legenda kapal yang terdampar.

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Haswandi