Bermodal Kartu dan Topi, Polisi Gadungan Tipu Korbannya Rp300 Juta di Padang

Kartu Anggota Polri yang Digunakan Polisi Gadungan Untuk Memeras Korbannya.
Kartu Anggota Polri yang Digunakan Polisi Gadungan Untuk Memeras Korbannya. (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Sektor (Polsek) Koto Tangah mengamankan seorang polisi gadungan. Kepada korbannya, polisi gadungan tersebut mengaku sebagai polisi berpangkat Jenderal bintang berdinas di Propam Mabes Polri.

Pelaku diketahui bernama Wendri Harefa (39) polisi gadungan, harus berurusan dengan polisi. Ia diamankan di Perumahan Lubuk Intan Blok N 6 RT 005, RW 003, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Rabu (22/1/2020).

Kapolsek Koto Tangah Kompol Rico Fernanda mengatakan, polisi gadungan tersebut memeras korbannya dengan modus bisa menjamin dan memasukan anak korban menjadi seorang polisi (Akpol). Korban yang terperdaya, telah menyerahkan uang sebesar Rp300 juta dengan lima kali tahap pembayaran.

Baca Juga

Pembayaran tahap pertama dilakukan sekira bulan September 2019 lalu. Diketahui, korban bernama Ema Suryani, (51) warga Komplek Pratama I Blok D/5 RT 002, RW 018, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah.

"Pada saat pembayaran terakhir, di bulan Desember 2019 lalu, sebanyak Rp100 juta, korban menyampaikan uang disetor selama ini dipinjam kepada rentenir, dan pelaku berjanji akan membantu membayarnya," katanya di Mapolsek Koto Tangah, Rabu (22/1/2020).

Rico menambahkan, karena sampai Januari 2020 belum ada kejelasan penggantian uang, korban yang mulai curiga mendatangi polisi gadungan tersebut, karena berbelit-belit, korban kemudian menghubungi kami sekira pukul 04.00 WIB.

"Pemeriksaan awal pelaku mengaku bahwa dia adalah polisi gadungan berpangkat Jenderal yang berdinas di Mabes Polri," ujarnya.

Dirumah kontrakan pelaku, petugas menyita 1 unit Mobil Pajero warna hitam sport BA 1 AW (plat palsu), 1 unit Mobil Grand Vitara warna Hitam BA 2 A (plat palsu), 1 unit HP samsung A 80 warna hitam, 1 unit Honda CBR tanpa plat nomor, uang Rp3 juta dan 1 buah kaos dalam Brimob. "Selain itu juga ada dua kartu tanda anggota lengkap dengan NRP, dan topi Polri. Saat ini pelaku diamankan di Mapolsek Koto Tangah untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut," tutur Kapolsek.(*)

Video

Dramatis, Personel BPBD Solok Lewati Sungai dengan Seutas Tali

YouTube channel KlikPositif.com

Editor: Muhammad Haikal