Desa Koto Marapak Jalin Kerjasama dengan Forum Batajau Seni Piaman

Ketua dan Wakil Ketua Batajau Seni Piaman dengan Perangkat Nagari Koto Marapak
Ketua dan Wakil Ketua Batajau Seni Piaman dengan Perangkat Nagari Koto Marapak (Batajau Seni Piaman)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF- Kota Pariaman akan segera disambangi event Batajau Seni. Hal itu dipastikan setelah Kepala Desa Koto Marapak Yuhaldi mengadakan pertemuan dengan Ketua Forum Batajau Seni Piaman, Ajo Wayoik dan wakilnya Ribut Anton Sujarwo.

Pada pertemuan Selasa (21/1/2020) tersebut, Yuhaldi mengharapkan kerjasama dapat dibangun hingga pada persoalan pembinaan sanggar yang akan didirikan di desanya.

"Kami berencana akan menghidupkan sanggar yang ada di sini, dan tentunya butuh perhatian dari para seniman yang berkiprah di Forum Batajau Seni Piaman," sebutnya.

Baca Juga

Dikatakan, untuk meningkatkan motivasi pemuda dalam mengembangkan seni tradisi, selain sanggar juga akan digelar sebuah festival budaya pasca lebaran tahun ini.

Harapan ini disambut baik oleh Forum Batajau Seni Piaman. Ajo Wayoik mengapresiasi niat Yuhaldi yang menurutnya memang seharusnya ditumbuhkan oleh setiap pimpinan tingkat Desa atua Kelurahan di Kota Pariaman.

"Kota Pariaman memiliki potensi seni yang sangat luar biasa. Namun itu tidak akan berkembang dengan baik kalau tidak ada upaya untuk menciptakan ekosistem kesenian yang kondusif hingga ke tingkat desa atau kelurahan," sebutnya.

Diterangkan oleh Ribut Anton Sujarwo, Forum Batajau Seni Piaman didirikan memang dengan tujuan untuk menciptakan ekosistem dimaksud.

"Kesenian harus kita kembalikan pada masyarakat. Jangan sampai even kesenian, kelompok seni atau karya seni hanya menjadi miliknya para seniman, atau pemerintah saja," sebutnya.

Masyarakat harus merasakan langsung betapa mereka sebenarnya adalah pewaris seni budaya dari nenek moyang mereka.

"Untuk mencapai tujuan tersebut, dalam setiap event kami selalu melibatkan masyarakat di dalamnya. Entah untuk menjadi panitia, bahkan di beberapa event masyarakat juga turut memainkan kesenian tersebut. Kami melatih mereka untuk tampil, misalnya pada ajang Kampuang Bendangn Kampung Tari. Di mana, kaum ibu turut menari di sana," kata Ribut yang juga pentolan komunitas seni Darak Badarak.

Lebih jauh, kedua belah pihak menyepakati bahwa gerakan kesenian yang bakal di bangun di Koto Marapak akan turut mempersatukan kembali temali kebudayaan Piaman Laweh, tanpa memandang sekat Yuridis-administraitf Kabupaten Padang Pariaman atau Kota Pariaman.

"Jadi seperti event kita yang sudah-sudah, nantinya di festival yang bakal digelar di Koto Marapak, seniman dari Kabupaten Padang Pariaman yang tergabung dalam Forum Batajau Seni Piaman juga akan dilibatkan," sebutnya.

Seni tradisi yang bakal dibangkitkan dalam gerakan kesenian di Koto Marapak nantinya terutama adalah gandang tambua Koto Marapak. "Di sini ada irama tradisi yang khas. Itu akan kita gali, lalu kita kembangkan untuk ditampilkan sebagai pertunjukan utama pada Festival," sebut Ribut.

Ajang Festival Batajau Seni di Koto Marapak akan menjadi ajang perdana di Kota Pariaman. Sepanjang 2018 hingga 2019, event-event yang pernah digelar Forum Batajau Seni Piaman masih mengambil tempat di Kabupaten Padang Pariaman.

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Rehasa | Editor: Haswandi