Maling Kotak Amal Tertangkap di Bukittinggi, Kapolres Minta Pengurus Masjid Lakukan Hal Ini

Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi
Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)
BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF - Maling Kotak Amal tertangkap di Bukittinggi pada tengah malam, Selasa 21 Januari 2020. Pelakunya adalah anak di bawah umur, berusia 15 tahun.

Awalnya, Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) ini mengaku bernama RS. Ia berbohong memalsukan identitasnya dengan menyebut berasal dari Matur. Setelah keluarganya datang, diketahui ia bernama JM dan berasal dari Malalak.

Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi mengatakan, atas aksinya, maling remaja ini terancam kurungan selama 7 tahun karena melanggar pasal 363 ayat 1.

Baca Juga

"Sejak 3 Minggu terakhir, ada 5 kasus serupa, lewat kasus ini, semoga yang lainnya juga terungkap dan terus kita kembangkan,"ujarnya dalam jumpa pers, Rabu 22 Januari 2020.

Iman meminta, pengurus masjid di wilayah hukum Polres Bukittinggi berbenah mempersempit ruang gerak para pelaku dengan berbagai hal.

"Contohnya jika kotak amal sudah terisi, sebaiknya pengurus segera mengambilnya, janganlah lama disimpan di kotak,"sebutnya.

Selain itu, kata Kapolres, jika menemukan hal yang mencurigakan, segera telpon 110 sehingga petugas bisa segera datang.

Sebelumnya, maling ini diketahui beraksi bersama dua orang rekannya yakni R (17) dan R (15). Mereka berhasil masuk ke Masjid Jamik Tarok lewat ventilasi, selanjutnya mencongkel kotak amal menggunakan palu serta menggondol uang senilai lebih dari 1,9 jutaan. Namun aksinya terpergok Satpam dan babak belur dihajar warga.

Video

Dramatis, Personel BPBD Solok Lewati Sungai dengan Seutas Tali

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Rezka Delpiera