Meresahkan, Wako Pariaman Bubarkan IMD di Sikapak Timur

PARIAMAN, KLIKPOSITIF- Wali Kota Pariaman Genius Umar, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait laporan adanya organisasi yang melakukan penipuan di Desa Sikapak Timur, Kota Pariaman, Kamis 23 Januari 2020.

Selain melakukan sidak Genius Umar juga melakukan rapat dengan pihak desa tersebut untuk membahas organisasi yang sudah meresahkan warga Desa Sikapak.

Diketahui, organisasi tersebut bernama "Indonesia Mercusuar Dunia (IMD)" yang dipimpim oleh ASN Pemda Kerawang Bekasi bernama Djuanda (50). Sedangkan untuk pimpinan organisasi itu di Desa Sikapak Timur bernama Ayattudin warga Desa Sikapak Timur yang berdomisili di Kabupaten Padang Pariaman.

Baca Juga

"Saya pikir ini semacam organisasi penipuan yang modusnya adalah dengan cara mengumpulkan masyarakat untuk mensosialisasikan organisasi mereka," ungkap Wali Kota Pariaman Genius Umar, Kamis 23 Januari 2020.

Masyarakat yang menjadi anggota mereka wajib menyetor uang pendaftaran sebanyak Rp.1.750.000- per orang, dengan iming-iming nanti akan menerima dana sebesar sampai dengan 3 M per orang.

Genius juga mengatakan, organisasi itu belum ada izinnya dari Kesbangpol Kota Pariaman.

"Nah, maka saya minta oganisasi yang meresahkan masyarakat ini dibubarkan, dan kepada Ayattudin selaku Ketua Organisasi IMD yang ada di Desa Sikapak Timur ini agar diberikan pembinaan oleh Kesbangpol dan juga aparat hukum terkait supaya tidak terlalu jauh melakukan kesalahan terhadap dirinya sendiri dan juga masyarakat", jelas Genius Umar.

Wali kota juga mengimbau, agar masyarakat tidak termakan dengan bujuk rayu organisasi yang menjanjikan uang 3 miliar.

"Lebih baik kita manfaatkan sumber daya alam yang ada di desa ini untuk meningkatkan nilai eknomi masyarakat dan terasa berkahnya bagi keluarga masing-masing. Saya yakin dan percaya masyarakat Desa Sikapak Timur ini cerdas semua dalam menyikapi permasalahan yang ada," sebut Genius.

Diketahui juga, tujuan organisasi itu adalah untuk membantu masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, untuk mengambil hak mereka berupa uang dan membantu pemerintah untuk melunasi hutang negara. Dengan syarat semua anggota harus terlebih dahulu menyetor uang pendaftaran masing-masing sebesar Rp.1.750.000.

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Rehasa | Editor: Rezka Delpiera