Faktor Ekonomi Alasan Wendri Jadi Polisi Gadungan

Press Release Polisi Gadungan di Mapolresta Padang
Press Release Polisi Gadungan di Mapolresta Padang (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Wendri Harefa, polisi gadungan berpangkat jenderal bintang satu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Residivis kasus yang sama ini, mengaku bahwa perbuatan yang dilakukannya tersebut adalah atas dasar keinginannya sendiri yang di pengaruhi oleh faktor ekonomi.

"Idenya dari saya sendiri, karena masalah ekonomi, tiba-tiba saja muncul ide tersebut dan ternyata ada masyarakat yang percaya dan memberikan uang yang saya minta," ujarnya di Mapolresta Padang, Kamis (23/1/2020).

Baca Juga

Wendri menambahkan, dalam melakukan penipuan terhadap korban, ia tidak melakukan pemaksaan, hanya menawarkan bantuan dengan mengaku sebagai anggota Polri berpangkat jenderal berdinas di Mabes Polri.

"Dengan adanya yang percaya saya sebagai polisi, saya mengambil kesempatan itu. Sebenarnya sudah banyak yang percaya saya anggota asli dan berkeinginan memasukkan anaknya menjadi Polisi, namun yang telah memberikan uang baru satu orang," tuturnya.

Diketahui Wendri Harefa (39) polisi gadungan tersebut diamankan di Perumahan Lubuk Intan Blok N 6 RT 005, RW 003, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Rabu (22/1/2020).

Ia dilaporkan oleh korbannya yang menjanjikan bisa meluluskan anaknya masuk Akademi Kepolisian (Akpol), ia berhasil menipu korban sebesar Rp300 juta.(*)

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Editor: Muhammad Haikal