Pria Tamatan SLTP di Payakumbuh Ini Sukses Kembangkan Kedai Kopi dengan Wadah Batok Kelapa

Yudi Futra
Yudi Futra (Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF- Hanya bermodal ijazah SLTP tak menyurutkan niat Yudi Futra untuk memulai usaha. Dengan modal seadanya, ia kemudian membulatkan tekad untuk membuka usaha kedai kopi sejak 2015 silam.

Kedai kopi yang ia buka jugan bukan kedai kopi biasa, ia memilih untuk menyajikannya dengan wadah batok kelapa. Kedai kopi itu kemudian diberinya nama KopTam (Kopi Tampuruang).


Mengusung konsep unik karena penyajiannya menggunakan wadah batok kelapa ternyata tak serta menjadikan usahanya itu langsung melejit. Sebaliknya, ia sempat harus jungkir balik bahkan sempat harus gulung tikar.

Baca Juga

"Usaha kopi ini mulai saya rintis sejak pertengahan 2015. Diawali dengan ide membuat saringan kopi dari batok kelapa (tampuruang) lengkap dengan gelas teko dan alat pendukung dalam menciptakan rasa kopi yang khas," kata Yudi mengawali cerita, Senin (27/1)

Dikatakannya, setelah berjalan beberapa bulan, usahanya tersebut harus terhenti karena ia tak mampu melunasi sewa kedai yang dikontraknya.

"Saya sempat vakum. Meski demikian saya tetap memasarkan kopi serta membuat gelas dan teko batok kelapa dengan kembali berkeliling. Saya juga mematangkan ide untuk membangun kembali KopTam untuk masa yang akan datang," kata pria yang kini berusia 40 tahun itu.

Harus terjatuh di awal perjalanan tak membuat Yudi patah semangat. keinginan dan semangatnya untuk kembali membuka kedai kopi kemudian membuahkan hasil, setelah pada 2019 ia bisa meminjam kedai salah seorang teman yang kontraknya masih tersisa 1,5 bulan.

"Dari hasil 1,5 bulan itu saya kumpulkan untuk kemudian bisa membayar kontrak kedai untuk sebulan berikut dengan nilai sewa Rp450 ribu," lanjutnya.

Dari situ, ia mulai menemukan titik terang untuk membenahi ekonomi, pada Agustus 2019 Yudi sudah bisa membayar sewa kedai untuk enam bulan ke depan. Secara perlahan dengan menerapkan sistem franchise nirlaba, sampai saat ini KopTam sudah memiliki sembilan outlet yang beroperasi.

"Outlet-outlet itu tersebar di Sumbar dan Riau. Saat ini kami masih menunggu akan beroperasinya dua lain," pungkasnya.

Pantauan KLIKPOSITIF, di salah satu kedai kopi miliknya di Kubu Gadang, Kota Payakumbuh, kedai KopTam terlihat cukup ramai siang itu. Sejumlah pengunjung terlihat berjejer di meja sederhana. Di atas meja itu terlihat sebuah teko unik yang terbuat dari batok kelapa, di sampingnya terdapat gelas yang juga dari batok kelapa. Wadah tempat makanan juga terbuat dari batok kelapa.

"Wadah kopi yang terbuat dari tampuruang (batok kelapa) membuat cita rasa kopi semakin terjaga. Saya cukup sering minum kopi di sini," kata salah seorang pengunjung, Roni. (*)

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Editor: Eko Fajri