Waspada Corona, Kemenkes Pastikan Pendeteksi Suhu di BIM Hingga Ruang Isolasi RSUP M Djamil Berfungsi dengan Baik

Staf Ahli Kementerian Kesehatan Bidang Desentralisasi Kesehatan Pattiselanno Roberth Johan di RSUP Dr M Djamil
Staf Ahli Kementerian Kesehatan Bidang Desentralisasi Kesehatan Pattiselanno Roberth Johan di RSUP Dr M Djamil (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Staf Ahli Kementerian Kesehatan, Bidang Desentralisasi Kesehatan Pattiselanno Roberth Johan memastikan, alat pendeteksi suhu di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) berfungsi dengan baik. Hal tersebut dilakukan, untuk mewaspadai terkait kondisi global adanya Corona Virus saat ini terutama di Sumatera Barat (Sumbar).

"Kami sudah mengecek kesiapan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) BIM, dua alat thermal scanner terdeteksi dengan baik, satu digunakan dan satu lagi untuk cadangan," katanya di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr M Djamil, Selasa (28/1/2020).

Menurutnya, alat untuk mendeteksi suhu di BIM sangat bermanfaat untuk memantau suhu. "Saya langsung saksikan sewaktu kedatangan 128 penumpang dari Malaysia yang naik Air Asia," ujarnya.

Baca Juga

Kemudian, setiap penumpang diberikan Alert Card (kartu kewaspadaan) untuk dibawa pulang. Jika dua minggu lagi terjadi bisa dibawa ke puskesmas dengan memperlihatkan kartu tersebut.

Selain itu, lanjutnya, kesiapan ruang isolasi di RSUP Dr M Djamil juga berfungsi dengan baik dan memenuhi syarat dengan standar internasional, serta para dokter penanggung jawab yang profesional.

"Disiagakan dua ruang isolasi dari enam yang ada, ruang isolasi ini tidak hanya untuk Corona Virus saja, tapi untuk semua kasus menular yang sangat parah," ujarnya.

Roberth menyebut, kedatangannya bukan adanya Corona Virus di Sumbar. "Kami menyebar ke titik-titik pintu masuk negara terutama udara, memastikan alat dan SDM berjalan dengan baik," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Yusirwan Yusuf menambahkan, pihaknya akan bekerja sesuai protap dan arahan dari Kementerian Kesehatan. Ia menghimbau masyarakat untuk tidak terlalu takut berlebihan, karena itu menghalangi untuk beraktivitas

"Kita siap untuk itu, ini bentuk kesiapsiagaan. Siaga itu penting tapi jangan sampai paranoid," kata Yusirwan.(*)

Video

Sumbar Kesulitan Solar

YouTube channel KlikPositif.com

Editor: Muhammad Haikal