Terkait Turis Tiongkok, Ini Saran Komisi III DPRD Bukittinggi

Jam Gadang
Jam Gadang (KLIKPOSITIF/HATTA RIZAL)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF - Wakil Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi Ibrayaser meminta Pemko mengambil sikap terkait turis asal Tiongkok.

Sikap yang dimaksud Ibrayaser adalah, pembatasan bahkan penolakan terhadap turis Tiongkok, apalagi dari Wuhan, yang merupakan pusat virus corona.

''Kita sebenarnya tak boleh menolak siapapun yang datang, tapi demi pencegahan, ya baiknya kita tolaklah yang dari Tiongkok, apalagi dari Wuhan,''sebutnya, Selasa 28 Januari 2020.

Baca Juga

Namun, kata Ibrayaser, tindakan ini hanya dilakukan sementara, bukan untuk selamanya.

"Hanya sementara, hingga virus ini mereda,''ungkap Politisi Partai PKS tersebut.

Sebelumnya, ormas GNPF-Ulama melakukan aksi penolakan terhadap turis Tiongkok yang berlibur di Bukittinggi. Mereka membentangkan spanduk besar berisi penolakan dan mendesak turis tersebut segera angkat kaki dari Bukittinggi karena kekhawatiran terhadap corona.

Virus corona sudah merebak luas di Tiongkok, lewat live Instagram pada Senin malam 27 Januari 2020, seorang Mahasiswa Indonesia asal Kamang Agam, yang tengah menempuh studi di Tiongkok, Geylang Kudamba menceritakan jika virus itu sudah hinggap hampir di tiap kota di Tiongkok.

"Yang suspect corona ada 5794, sementara yang positif sebanyak 2800. 81 orang meninggal, dari yang positif, 56 berhasil sembuh,''ungkapnya dari Propinsi Nanjing.

Geylang berada di daerah yang cukup aman, kendati demikian, ia tetap berupaya menjaga kesehatan dan memakai masker apabila ke luar asrama. Sementara katanya, ada 93 WNI yang berada di Wuhan.

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Eko Fajri