Banyak Beredar Kabar Penculikan Anak di Padang, Kapolresta Sampaikan Hal Ini

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Padang Kombes Pol Yulmar Tri Himawan angkat bicara terkait beredarnya informasi penculikan anak di Kota Padang beberapa waktu terakhir. Menurutnya, hal tersebut membuat masyarakat khususnya di Kota Padang menjadi resah.

Ia menyampaikan, masyarakat untuk tidak terlalu menanggapi hal sebelum memastikan bagaimana kejadian sebenarnya. Meski, hal itu wajar sebagai orang tua pasti takut mendengar hal-hal semacam itu.

"Kami imbau masyarakat untuk tenang terlebih dahulu dan mengikuti perkembangan yang dilakukan oleh penyidik, apakah ini benar-benar penculikan anak, atau ada persoalan lainnya," katanya di Mapolresta Padang, Rabu (29/1/2020).

Baca Juga

Yulmar menambahkan, untuk kasus yang terjadi di kawasan Lubuk Kilangan (Luki), penyidik dari Polsek Luki masih melakukan penyelidikan kebenaran kasus penculikan anak yang terjadi setelah mencuat melalui media sosial Facebook bernama Susi Hartati

"Sampai saat ini, orangtua korban belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian. Meskipun sebelumnya, orangtua tersebut telah mendatangi Polsek LuKi untuk menerangkan peristiwa yang dialami anaknya," ujarnya.

Yulmar menegaskan, pihaknya masih belum bisa menyimpulkan apakah kasus ini benar-benar penculikan. Penyelidikan terus dilakukan demi mengungkap kebenaran kasus tersebut.

"Belum bisa dipastikan penculikan, masih pendalaman. Karena kami masih belum bisa meminta keterangan anak ini, dikarenakan untuk anak tersebut belum diperbolehkan diminta keterangan oleh ibunya. Anaknya dilarang ngomong, hanya keterangan ibunya saja padahal yang dilaporkan diculik adalah anak tersebut," ujarnya lagi.

Meski tidak dilaporkan, pihaknya tetap akan menindaklanjuti dan terus melakukan penyelidikan.

Yulmar juga meminta agar masyarakat untuk tidak terlalu membesarkan hal-hal yang belum pasti kebenarannya sehingga membuat masyarakat yang lainnya menjadi panik dan resah. "Yang jelas, jika memang melihat hal-hal mencurigakan segera laporkan ke Kepolisian terdekat, jangan panik hingga berdampak kepada yang lainnya,"pungkas Yulmar.

Sebelumnya sempat viral dalam postingan di Facebook atas nama Susi Hartati menuliskan kabar bahwa anaknya sempat diculik oleh tiga orang yang mengunakan masker. Terduga pelaku, menurutnya, mengunakan minibus Avanza berwarna hitam.

"Telah terjadi penculikan terhadap anak saya M. Iqbal pagi ini saat menuju sekolahnya lokasi penculikan di Padang Besi pas jembatan. Menurut anak saya penculikan si penculiknya berjumlah 3 orang mengunakan masker dengan sajam dan mengendarai mobil Avanza hitam," tulis akun facebook Susi Hartati tersebut.

Dalam postingan lanjutan, Susi Hartati menuliskan, ketika sampai di kawasan Gadut para terduga pelaku penculikan berhenti. Di saat itu, anaknya memanfaatkan kesempatan itu untuk melarikan diri.

"Alhamdulillah pas di Gadut mereka berhenti dan kesempatan itu dipergunakan anak saya untuk melarikan diri dan akhirnya ditemukan tetangga yang mengenalinya lalu diantar pulang. Alhamdulillah anak saya masih dilindungi Allah," tulisnya, di akun Facebook Susi Hartati yang telah viral tersebut.(rilis)

Video

Dramatis, Personel BPBD Solok Lewati Sungai dengan Seutas Tali

YouTube channel KlikPositif.com

Editor: Muhammad Haikal