Gubernur Sumbar Surati Kemendagri Terkait Pergantian Bupati Solsel, Wakil Tak Bisa Defenitif

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) sebagai perwakilan pusat di daerah segera bersikap pasca ditahannya Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria , oleh KPK , semalam.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan, sesuai aturan bagi bupati bisa menjalankan pemerintahan karena alasan tertentu seperti meninggal dunia, sakit dan tersangkut persoalan hukum maka digantikan oleh wakilnya.

"Wakil bisa defenitif dengan syarat waktu lebih dari 18 bulan. Tapi kalau Solsel kurang ya, tak bisa defenitif, bisanya Pj. Kita kirimkan surat kemudian kita tunggu keputusan dari Kemendagri, kalau kerja lanjut," jelasnya.

Baca Juga

Gubernur Sumbar turut prihatin dengan kasus yang menimpa Bupati Solok Selatan. "Kita turut prihatin, makanya harus mengikuti aturan yang ada," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sumbar, Iqbal Rama Dipayana mengaku telah mempersiapkan surat untuk proses pergantian bupati Solsel.

Disampaikannya, paling lambat Senin (3/2) sudah ada keputusan dari Kemendagri.

"Kami kirimkan surat ke pusat, setelah itu kita tunggu arahan pusat apakah defenitif atau pelaksana tugas," ujarnya.

(*)

Baca Juga

Editor: Joni Abdul Kasir

Video Terbaru

Viral Penculikan Anak di Sumbar, Bagaimana Mencegahnya?

YouTube channel KlikPositif.com