RKN Ungkap Pentingnya Pengembangan Lembah Harau untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Rizki Kurniawan Nakasri (RKN).
Rizki Kurniawan Nakasri (RKN). (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

LIMAPULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Lembah Harau sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Limapuluh Kota harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah agar bisa memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar dan daerah tersebut secara keseluruhan.

Salah seorang tokoh muda Limapuluh Kota , Rizki Kurniawan Nakasri (RKN) menilai terdapat tiga poin yang wajib diperhatikan untuk bisa mengembangkan wisata Harau.

"Pertama, menyiapkan SDM masyarakat yang sadar wisata. Mereka yang secara langsung terlibat dalam berbagai usaha terkait pariwisata harus mampu menghadirkan keramahan dan kenyamanan kepada wisatawan. Setelah kembali dari Harau, wisatawan diharapkan membawa pulang kesan positif terhadap Harau dan terutama masyarakatnya. Sebagai contoh, kita bisa melihat masyarakat Bali. Mereka begitu paham bagaimana memperlakukan wisatawan," ujar putra Harau yang disebut-sebut berpeluang untuk maju sebagai Calon Bupati Kabupaten Limapuluh Kota pada Pilkada 2020 ini, Selasa (4/2).

Baca Juga

Yang kedua, kata RKN, penting untuk dibangun infrastruktur dan sarana pendukung yang memadai. Pemerintah daerah harus menunjukkan keseriusannya dengan komitmen dan bukti yang ditunjukkan dengan alokasi APBD yang cukup. Selain alokasi APBD, pemerintah perlu memperjuangkan anggaran dari provinsi dan pusat.

"Itu pun belum juga cukup. Kita harus melibatkan swasta. Kami memahami bahwa untuk membangun Harau yang berkelas dunia, kita membutuhkan ratusan miliar anggaran. Insya Allah hadirnya pihak swasta akan mempercepat pembangunan," tuturnya.

"Pemerintah dan masyarakat perlu memiliki kesamaan visi. Supaya swasta tertarik untuk berinvestasi, kita perlu menghadirkan keamanan berinvestasi dan cetak biru rencana pembangunan kawasan Harau. Kita harus mampu menunjukkan kepada masyarakat dan semua pihak seperti apa gambaran utuh hasil akhir dari perencanaan pembangunan yang kita buat," katanya lagi.

Selanjutnya, ia menilai promosi pariwisata Harau dengan melibatkan para pelaku usaha. Saat ini Harau belum menjadi destinasi utama, karena baru dianggap sebagai tempat singgah. Karena itu promosi perlu ditingkatkan dengan wajib melibatkan para pelaku usaha untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Harau.

"Contoh sederhana, pemerintah dapat mendorong semua biro perjalanan wisata di Sumbar dan kota-kota yang terhubung langsung dengan kota Padang untuk mendatangkan wisatawan mereka ke Harau dan wajib bermalam minimal satu malam di Harau. Bagi biro-biro perjalanan wisata yang merespon program tersebut, pemerintah dapat memberikan insentif seperti souvernir dan sebagainya. Kebijakan ini akan membuat UMKM bergeliat dan tingkat kunjungan wisatawan yang bermalam akan meningkat signifikan," tuturnya.

Terkait keinginannya untuk maju sebagai Calon Bupati Limapuluh Kota , ia menyebut, bahwa salah satu visi besarnya adalah membangun Lembah Harau menjadi destinasi pariwisata berkelas dunia. Komitmen ini akan ditunjukkan dengan memprioritaskan penyelesaian segera cetak biru rencana pembangunan kawasan Harau, dan meningkatkan alokasi APBD dalam jumlah signifikan.

"Kami yakin dengan membangun kawasan Harau sebagai destinasi utama, perekonomian masyarakat akan bergeliat, bertumbuh, semakin sejahtera, dan tentunya PAD meningkat," pungkasnya. (*)

Baca Juga

Editor: Taufik Hidayat

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com