Evakuasi Pendaki yang Jatuh di Gunung Marapi Diprediksi akan Berlangsung Hingga Tengah Malam

Tim SAR naik ke Gunung Marapi untuk mengevakuasi pendaki yang terjatuh
Tim SAR naik ke Gunung Marapi untuk mengevakuasi pendaki yang terjatuh (Basarnas Limapuluh Kota)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF - Komandan Pos Sar Basarnas Limapuluh Kota Robi Saputra mengatakan, Tim SAR gabungan sudah hampir sampai di Cadas, lokasi pendaki bernama Rehan Fadilla (17) yang terluka setelah terjatuh di Gunung Marapi .

Robi mengatakan, tim berjumlah sebanyak 24 orang, terdiri dari Basarnas , PMI, Bukittinggi Rescue Team, dan Ranger Pos Marapi .

baca juga: Antisipasi Penyebaran COVID-19 Pendakian Gunung Kerinci Ditutup

"Kita naik jam 2 siang tadi, kemungkinan korban akan sampai ke Pos Pendakian Koto Baru sekitar pukul 11-12 malam ini," kata Robi, Minggu 9 Februari 2020.

Tim penjemput, kata Robi, membawa sejumlah peralatan seperti Responder Bag Medis, Palsar Mountainering, Emergency Lamp dan Tandu.

baca juga: Basarnas: Pencarian Pasmawati Dimulai dari Arah Utara

"Akan kita maksimalkan evakuasi korban, kendala belum ada, cuaca cukup baik sejauh ini," ungkapnya.

Korban kata Robi, mendapat cedera di bagian kepala dan kaki sehingga tak bisa berjalan sehingga mesti ditandu.

baca juga: Gempa Tornillo Sering Terjadi di Marapi, Apa Itu?

Sementara, informasi dari salah seorang pendaki yang turun sore ini menyebutkan, jika kondisi korban masih sadar namun sulit berkomunikasi.

Sebelumnya, pada Minggu pagi, pendaki asal Padang yang merupakan siswa SMK itu, jatuh saat akan turun di dekat Tugu Abel

baca juga: Empat Hari Pencarian, Warga Pasaman Ditemukan di Kedalaman Tiga Meter

Ia naik pada Sabtu kemarin bersama salah seorang rekannya yakni Arif. Saat ia terjatuh atau terpeleset, cuaca tengah berkabut dan hujan gerimis.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Haswandi