Wakili Sumbar, Rescuer SAR Limapuluh Kota Ikuti Diklat di Bogor

Jefri Hunter, Rescuer Pos Pencarian dan Pertolongan 50 Kota peserta Diklat Medical First Responder di Bogor
Jefri Hunter, Rescuer Pos Pencarian dan Pertolongan 50 Kota peserta Diklat Medical First Responder di Bogor (Ade Suhendra)
BOGOR, KLIKPOSITIF -

Salah seorang Rescuer Pos Pencarian dan Pertolongan Limapuluh Kota ikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Medical First Responder Angkatan XXII di Balai Diklat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Selasa 11 Februari 2020. Diklat ini akan berlangsung hingga tanggal 28 Februari 2020 mendatang.

Rescuer Pos Pencarian dan Pertolongan Limapuluh Kota ini adalah Jefri Hunter yang bertugas di Unit Siaga Komunikasi Basarnas Limapuluh Kota . Saat dihubungi KLIKPOSITIF ia mengatakan dirinya mewakili Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang untuk mengikuti kegiatan tersebut.

"Bersyukur dapat diamanahkan oleh Kepala Kantor Bapak Asnedi melalui Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota Bapak Robi Saputra untuk menambah ilmu dibidang Medical First Responder atau pertolongan pertama medis," ujar Hunter via WhatsApp, Selasa 11 Februari 2020 malam.

Baca Juga

Ia menjelaskan untuk diklat tersebut diikuti oleh sebanyak 25 peserta yang mewakili 24 kantor di seluruh Indonesia dan ditambah dari Kantor Basarnas Pusat yang berada di Jakarta. Puncaknya, peserta akan hadir dalam perayaan HUT Basarnas ke-48 yang bertepatan dengan akhir kegiatan pembekalan peserta Diklat Medical First Responder (MFR) Angkatan ke XXII pada tanggal 28 Februari 2020.

Peserta akan menerima berbagai materi diantaranya Medical First Responder, pemindahan korban, pencegahan penyakit menular, penilaian korban, terapi oksigen, pendarahan dan shock. Kemudian dalam kesempatan tersebut, peserta juga menerima ilmu tentang mengenal cidera jaringan lunak, alat gerak dan berbagai penanganan kegawatdaruratan medis, serta
triage yang sangat dibutuhkan saat berada di lapangan.

"Berharap setelah diklat ini dapat menjadi tenaga penyelamat yang handal dalam rangka mewujudkan kualitas sumber daya manusia Badan SAR Nasional yang profesional sertan bermanfaat untuk mengembangkan kompetensi teknis SAR bagi insan Badan SAR Nasional. Kemudian juga mampu memberikan pelayanan SAR yang baik kepada masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan teknis SAR ke depannya," kata Hunter.

Baca Juga

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Rezka Delpiera

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com