Masa Penahan Muzni Zakaria Diperpanjang, Wakil Bupati Akan Segera Defenitif

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Jabatan Bupati Solok Selatan hingga saat ini masih kosong sejak Muzni Zakaria ditahan KPK Kamis (30/1).

Penyidik telah memperpanjang masa penahanan selama 40 hari dimulai 11 Februari sampai 14 Maret 2020.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, kekosongan akan diisi Wakil Bupati Abdul Rahman.

Baca Juga

"Wakilnya akan defenitif, sama dengan Pasaman Barat. Namun hingga saat ini masih menunggu keputusan dari Kemendagri," jelasnya, Rabu, 12 Februari 2020.

Dijelaskannya, saat ini statusnya masih wakil bupati yang menjalankan tugas kepala daerah.

"Tetap wakil bupati tapi melaksanakan tugas bupati sampai ada keputusan Kemendagri untuk defenitif," terang Irwan.

Untuk diketahui, Muzni Zakaria ditetapkan sebagai tersangka bersama Muhammad Yamin Kahar. Muzni diduga menerima suap Rp 460 juta untuk proyek pembangunan jembatan Ambayan.

KPK juga mengatakan ada dugaan aliran suap Rp 315 juta terkait proyek Masjid Agung Solok Selatan yang diberikan Yamin kepada bawahan Muzni.

Suap itu diduga diberikan atas permintaan Muzni kepada Yamin. Muzni diduga memerintahkan bawahannya agar memenangkan perusahaan yang digunakan Yamin selaku kontraktor. (*)

Baca Juga

Editor: Joni Abdul Kasir

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com