Gerindra Minta Pemerintah Pertimbangkan Pemulangan Anak-anak dan Perempuan eks ISIS

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di dampingi Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade dan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat acara Rakorda di Padang, Sabtu, 15 Februari 2020
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di dampingi Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade dan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat acara Rakorda di Padang, Sabtu, 15 Februari 2020 (KLIKPOSITIF/Fitria Marlina)

PADANG, KLIKPOSITIF - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra meminta pemerintah mempertimbangkan pemulangan anak-anak dan perempuan mantan anggota ISIS. Hal ini menurutnya mereka bukanlah sesuatu yang berdosa dan bisa dipertimbangkan untuk kembali ke tanah air.

"Pemerintah telah mengambil keputusan untuk tidak meulangkan mantan anggota ISIS, namun hal yang harus dipertimbangkan toh mereka bukanlah sesuatu yang berdosa dan bisa dibina masa depannya," katanya di Padang, Sabtu malam, 15 Februari 2020.

Ia mengatakan negara harus membina ideologinya supaya paham yang bertentangan dengan negara dan pancasila, harus kita luruskan sehingga mereka punya kesadaran baru tentang bernegara, bermasyarakat, dan berpancasila.

Baca Juga

"Saya kira kesabaran pemerintah tidak boleh putus dan hilang untuk menyadarkan siapapundiantara warga negara indonesia akan pentingnya kita bernegara dan berpancasila," tuturnya.

Pemerintah telah memutuskan untuk tidak memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) mantan anggota ISIS dari Timur Tengah. Namun pemerintah mempertimbangkan untuk memulangkan anak eks ISIS yang berusia di bawah 10 tahun. Pertimbangan itu berdasarkan kasus dan salah satunya anak yatim piatu. (*)

Baca Juga

Editor: Fitria Marlina