Kitab Puisi Rohmantik Karya Penyair Minang di Jakarta Segera Dibedah di Payakumbuh

Irman Syah dalam salah satu penampilanya
Irman Syah dalam salah satu penampilanya (Ade Suhendra)
PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF -

Rohmantik adalah kitab puisi tunggal pertama Irman Syah, penyair nasional kelahiran Magek, 12 Oktober 1965. Kitab puisi tersebut pertama kali diterbitkan oleh Jual Buku Sastra (Jbs) yang berbasis di Yogyakarta pada April 2019.

Irman Syah atau yang akrab disapa Bang Ucok mengatakan buku ini memuat 50 judul puisi yang ditulisnya dalam rentang waktu 1988 hingga 2012. Untuk merayakan terbitnya bukunya yang berjudul Rohmantik maka ia akan melaksanakan serangkaian kegiatan seperti bedah buku dan pembacaan puisi-puisi.

"Acara ini akan diadakan pada hari Sabtu 22 Februari 2020 mendatang di Payakumbuh . Untuk bedah buku akan diadakan di Komunitas Seni Intro Payakumbuh pukul 13.30 WIB hingga 15.30 WIB dengan pembicara Romi Zarman dan Yeni Purnama Sari. Sedangkan pembacaan puisi akan dilangsungkan di Lawang Kafe, sebuah Kafe-Baca yang nyaman di Payakumbuh , Kabupaten 50 Kota," ujar Irman Syah pernah terlibat dalam beberapa film di antaranya Trophy Buffalo, Tasuruik, Pinokio dan Di Bawah Lindungan Ka'bah saat dihubungi KLIKPOSITIF , Senin 17 Februari 2020.

Baca Juga

Ia menjelaskan dalam acara tersebut turut hadir penyair Sumatera Dan nantinya akan berpartisipasi dalam pembacaan puisi. Beberapa penyair yang menyatakan hadir dijelaskannya seperti Sulaiman Juned, Muhammad Subhan, Indra Muhidin, Ubai Dillah Anshori, Refdinal Muzan, Iyut Fitra, Arbi Tanjung, Adri Sandra, Ichwanul Arif, Okta Piliang.

"Terima kasih atas respon dan keinginan kawan-kawan penyair yang terlibat dalam kegiatan ini. Soliditas antar komunitas seni di Sumatera Barat yang sangat bagus dan juga terima kasih atas respon maksimal dari Iyut Fitra (Intro), Yudilfan Habib (Janang), dan Ilham Yusardi (Tungganai)," kata Irman Syah yang merupakan salah seorang pendiri Teater LANGKAH Unand tahun 1987.

Sementara itu, salah seorang pembicara bedah buku, Yeni Purnama Sari mengatakan tema yang dibicarakan dalam sajak-sajak Irman Syah cukup beragam. Hal ini dikatakannya mencakup peristiwa-peristiwa kehidupan, catatan-catatan perjalanan, persoalan-persoalan dalam kehidupan sosial, baik di kampung halaman maupun di tanah rantau yang ia jelang, persoalan-persoalan yang mendera bangsa, percintaan, pergulatan dalam diri, keintiman dengan Tuhan.

"Dengan kata lain, hal-hal yang menjadi pokok persoalan dalam sajaknya sesungguhnya juga adalah hal yang sering kita jumpai dalam keseharian. Namun, sekali lagi, kenapa hal ini terasa berbeda ketika kita membaca persoalan-persoalan itu melalui sajak-sajak yang ditulis oleh Penyair Panggung yang satu ini?," kata Yeni dalam makalahnya.

Lebih lanjut Yeni menjelaskan bahwa untuk menemukan jawabannya, tentu saja pembaca harus menceburkan diri pada kedalaman sajak-sajak yang terdapat dalam kitab puisi bertajuk Rohmantik tersebut satu demi satu.Menurutnya, sebagai kitab puisi tunggal pertamanya, Rohmantik menjadi semacam rangkuman dari catatan panjang perjalanan seorang Irmansyah.

"Buku ini lahir setelah 33 tahun lebih ia berkarya dan bisa dikatakan, puisi yang termaktub di dalamnya benar-benar yang terpilih dari sekian banyak karya yang telah ia ciptakan," ujar alumni IAIN Imam Bonjol Padang tersebut.

Irman Syah sendiri juga merupakan mantan staf pengajarINS Kayutanam Sumbar dan juga Dewan Pemikir Kelompok Penyanyi Jalanan Sumbar tahun 1997. Ia juga merupakan Pendiri Yayasan GARAK seni -budaya Sumatera Barat tahun 1999 dan Komunitas JANJANG Payakumbuh tahun 2000.

Selain itu, juga pendiri Komunitas Panggung Terbuka Medan tahun 2001, Komunitas TIM Kakarta tahun 2003, dan Presiden Lingkar Humanis Universal Riau-Kepri tahun 2004. Penyair yang berdomisili di Jakarta ini dulunya juga pendiri dan Direktur Program KoP'S (Komunitas Planet Senen) tahun 2008-2011 dan Konsultan Kreatif Komunitas Sastra Kalimalang - Bekasi.

Baca Juga

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Ramadhani

Video Terbaru

Viral Penculikan Anak di Sumbar, Bagaimana Mencegahnya?

YouTube channel KlikPositif.com