Viral Karena Uang Mainan, Petani Japan Diberangkatkan ke Tanah Suci

Syafruddin foto bersama dengan rombongan jemaah umrah dan Korwil S3 Bukittinggi-Agam
Syafruddin foto bersama dengan rombongan jemaah umrah dan Korwil S3 Bukittinggi-Agam (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF - Petani Japan (Labu Siam) bernama Syafruddin (85) tampak sumringah tiba di Kota Bukittinggi sekitar pukul 12.30 WIB, Kamis 20 Februari 2020. Betapa tidak, keinginan pergi ke Tanah Suci akhirnya terwujud tanpa disangka-sangka.

"Sudah dua tahun lalu niat ke Tanah Suci muncul. Tapi saya tak punya uang. Alhamdulillah, kini kesampaian tanpa diduga-duga," ujar Syafruddin saat ditemui KLIKPOSITIF .

Menurut Syafruddin, perasaanya menjadi tenang saat pertama kali menginjakan kaki di Mekkah. Walau sebelumnya kondisi kesehatannya agak menurun, namun selama berada di Mekkah, Syafruddin mengaku sehat-sehat saja. Ia sangat bersyukur ibadah umrah yang dijalaninya berjalan dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti.

Baca Juga

"Di sana (Mekkah) bangunannya tinggi-tinggi dan indah. Kok kita tidak bisa bangun gedung seindah itu ya," seloroh Syafruddin.

Kepada orang-orang yang telah menolong membantunya mulai dari kebutuhan sehari-harinya, hingga bisa pergi umrah, Syafruddin mendoakan agar mereka semuanya diberi rezeki yang melimpah.

"Ya Allah, lapangkanlah orang yang menolong saya, murahkan rezeki mereka dan lindungilah mereka semuanya," doa Syafruddin.

Sementara itu, perwakilan Travel Arminareka Perdana Bukittinggi , Zahrati, yang juga merupakan Tour Leader keberangkatan menyebutkan jika Syafruddin dalam kondisi sehat selama menjalankan ibadah umrah.

"Alhamdulillah dalam perjalanan, beliau sehat-sehat saja, tidak ada halangan. Perjalanan beliau lancar semuanya, sembilan jam di pesawat tidak ada batuk-batuk. Sesak nafasnya masih ada, tapi ada obat yang diminumnya.Selama di Tanah Suci dimudahkan oleh Allah, banyak yang membantu beliau dengan ikhlas," jelasnya.

Syafruddin merupakan warga Cingkariang Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam -Sumbar. Syafruddin mendadak viral di media sosial (medsos) pada November 2019, tatkala ingin membeli obat dengan uang mainan. Syafruddin mengaku matanya sedikit rabun, sehingga tidak mengetahui jika itu adalah uang mainan.

Berkat postingan pegawai apotek, banyak yang bersimpati kepada Syafruddin. Komunitas Sedekah Seribu Sehari (S3) wilayah Bukittinggi - Agam kemudian menggalang dana untuk membantu kebutuhan sehari-hari Syafruddin, karena boleh dikatakan Syafruddin tergolong sebagai warga kurang mampu. Tak hanya sampai di sana, S3 Bukittinggi - Agam kemudian melanjutkan penggalangan dana untuk memberangkatkan umrah Syafruddin dan pada 9 Februari 2020, Syafruddin terbang ke Tanah Suci.

Korwil S3 Bukittinggi - Agam , Siti Rahmah Yanti atau yang lebih dikenal dengan nama Ummy Cinto mengatakan, setelah usai ibadah umrah ini, ada donatur tetap yang akan memberikan bantuan kepada Syafruddin untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

"Kita sudah janjikan perbulannya kita akan bantu beliau dengan santunan sembako, atau untuk sehari-hari, karena untuk bekerja beliau sudah tidak sanggup lagi," jelas Ummy Cinto.

Baca Juga

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Haswandi

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com