Mengawali Tahun 2020, Unand Kukuhkan Tiga Guru Besar

Foto bersama usia pengukuhan tiga guru besar Unand, Kamis, 20 Februari 2020
Foto bersama usia pengukuhan tiga guru besar Unand, Kamis, 20 Februari 2020 (Foto Humas Unand)

PADANG, KLIKPOSITIF - Universitas Andalas ( Unand ) kembali mengukuhkan tiga guru besar di awal tahun 2020 ini. Pengukuhan ini dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Kamis, 20 Februari 2020 di Convention Hall Unand .

Tiga guru besar yang dikukuhkan itu Prof. Dr. Emriadi, MS dikukuhkan sebagai Guru Besar tetap dalam Bidang Ilmu Kimia dengan orasi ilmu "Prospek Bahan Alam Sebagai Inhibitor Korosi Ramah Lingkungan dan Ekonomis.

Kemudian Prof. Dr. Syukri Arief, M. Eng dengan orasi ilmiah Green Cemistry: Perspektif Baru Dalam Sintesis Nanomaterial. Selanjutnya Prof. Dr. Adlis Santoni, MS dengan orasi" Potensi Tumbuhan Surian "Penghasil Senyawa Metabolit Sekunder dan Manfaatnya".

Baca Juga

Kedua guru besar diatas dikukuhkan sebagai Guru Besar tetap dalam Bidang Ilmu Kimia An Organik pada Fakultas MIPA Unand .

"Hari ini ada 3 orang Dosen dengan jabatan akademik tertinggi yang telah dikukuhkan. Beliau-beliau yang tadi dikukuhkan adalah orang-orang yang betul-betul expert di bidangnya masing-masing," ungkap Rektor Unand Prof. Yuliandri usai pengukuhan.

Dijelaskannya, kepakaran guru besar yang baru saja dikukuhkan tersebut merupakan salah satu cabang Ilmu Kimia yang memadukan dua bidang ilmu kimia Organik dan Kimia An Organik. Melihat perkembangan Ilmu Kimia, semakin hari ilmu ini semakin menarik perhatian ilmuwan untuk dikembangkan.

"Saat ini ilmu kimia tidak lagi hanya dikuasai para kimiawan saja tetapi juga para pakar lain yang menggunakan ilmu kimia sebagai landasannya, seperti pakar biologi, kedokteran, pertanian, farmasi, teknik kimia dan lainnya yang berhubungan dengan ilmu kimia," katanya.

Dilanjutkan Yuliandri, ilmu kimia tidak hanya sekedar dipelajari dan digunakan, melainkan juga sudah dianggap menjadi bagian dari cabang ilmu pakar-pakar non kimiawan. Sebagai konsekuensinya, luaran riset kimia pun hari ini makin meluas yaitu mencakup perkembangan terbaru tentang struktur dan aktifitas Green Chemistry.

"Sebagaimana disampaikan tadi, tujuan utama Green Chemistry adalah untuk mendesain reaksi dengan efisiensi terbesar, penggunaan bahan-bahan dan sumber energy terbarukan, penggunaan pelarut atau reaktan yang aman, dan pencegahan produksi limbah. Saat ini, luaran riset kimia dari pakar-pakar non-kimia ini lebih dikenal karena dikemas dalam tema yang lebih aplikatif dalam masyarakat," sebutnya.

Selain itu, dari penelitian Prof. Adlis Santoni banyak yang bisa diketahui dari kayu Surian dan manfaatnya bagi masyarakat. Selama ini tidak diketahui bisa diketahui dan berguna bagi banyak orang.

"Mencermati track record Prof. Emriadi, Prof. Syukri Arief, dan Prof. Adlis Santoni, saya yakin, beliau akan mampu memenuhi berbagai harapan tersebut dan tentunya juga akan menularkan energi positif bagi kemajuan Unand . Berbagai karya dan produk bernilai tinggi, baik yang telah dihasilkan maupun yang akan terbit dan dihasilkan, dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat," tukasnya. (*)

Baca Juga

Editor: Joni Abdul Kasir

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com