Tersandung Kasus Narkoba, Dua Oknum TNI Dipecat

"TNI khususnya Angkatan Darat tidak mentolerir prajurit-prajurit yang terkena narkoba, baik itu sebagai pemula, pecandu apalagi pengedar"
Narkoba jenis sabu (ilustrasi)

KLIKPOSITIF-Komandan Korem 042/Garuda Putih, Kolonel Infantri Makmur mengatakan dua prajurit TNI AD di jajaran Korem 042/ Garuda Putih, Jambi, dipecat tidak hormat karena terlibat kasus narkoba.

Dia menjelaskan pemecatan prajurit TNI AD secara tidak hormat ini adalah bentuk dari komitmen TNI, terkhusus TNI AD dalam memerangi narkoba. "TNI khususnya Angkatan Darat tidak mentolerir prajurit-prajurit yang terkena narkoba, baik itu sebagai pemula, pecandu apalagi pengedar," ujarnya.

Dia mengatakan sidang percepatan atas kasus narkoba kedua orang oknum itu akan di percepat. Menurut dia hal ini diperlukan. "Jika tahu dia terlibat narkoba tentunya akan langsung diproses," ujarnya.

Oknum TNI AD yang dipecat akibat penyalahgunaan narkoba itu yakni Ahmad Yani yang bertugas di Kodim 0419/Tanjung Jabung dan Guntur, anggota Batalion Infantri 142/KJ. Guntur tidak hadir dalam upacara pemecatan dia itu karena masih dihukum kurungan badan di LP Palembang.

Dia menegaskan semua anggotanya harus sadar dan mengingat, untuk masuk menjadi anggota TNI AD tidaklah mudah. "Sebelum melakukan sesuatu harus ingat kepada orang tua, bagaimana upaya orang tua mendidik kita. Namun begitu tersandung narkoba siap-siap dipecat dan kita tidak ada istilah toleransi harus keluar dari asrama," ujarnya.