13 Orang Diperiksa Terkait Tragedi Susur Sungai di Turi Sleman, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto  saat melakukan konferensi pers di SMPN 1 Turi, Sleman beberapa waktu lalu
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto saat melakukan konferensi pers di SMPN 1 Turi, Sleman beberapa waktu lalu (Ade Suhendra)

SLEMAN, KLIKPOSITIF - Polda DIY telah memeriksa sebanyak 13 orang terkait tragedi susur sungai Siswa SMPN 1 Turi, Sleman. Hasilnya, satu orang ditetapkan sebagai tersangka.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda DIY , Kombes Pol Yuliyanto, Minggu 23 Februari 2020 saat dihubungi KLIKPOSITIF .

Ia mengatakan, 13 orang tersebut adalah tujuh orang pembina pramuka dan sisanya berasal dari Kwarcab Kabupaten Sleman dan warga setempat. Ia menjelaskan penetapan tersangka dilakukan setelah adanya kenaikan status penyelidikan menjadi penyidikan.

Baca Juga

"Awalnya statusnya saksi dan kini juga dinaikkan menjadi tersangka. Yang bersangkutan berinisial IYA," kata Kombes Pol Yuliyanto.

Menurutnya, tersangka diduga melakukan kelalaian dengan meninggalkan siswa saat susur sungai. IYA adalah pembina pramuka yang juga merupakan guru olahraga di SMPN 1 Turi, Sleman.

"Pasal yang disangkakan yaitu Pasal 359 KUHP karena kelalaiannya menyebabkan orang lain meninggal dunia serta Pasal 360 KUHP yang karena kelainannya menyebabkan orang lain luka-luka. Untuk hukuman ancamannya adalah paling lama 5 tahun," ujar Yuliyanto.

Sementara itu, dari 7 orang pembina yang ikut kegiatan tersebut ternyata 1 orang berada di sekolah dan tidak ikut ke Sungai Sempor. Pembina tersebut dikatakannya bertugas menjaga barang-barang siswa yang ikut dalam kegiatan pramuka susur sungai.

"Dari yang telah diperiksa tersebut tidak tutup kemungkinan akan ada tersangka lain atau tambahan. Hal ini tergantung nantinya hasil pemeriksaan saksi-saki lain," katanya.

Seperti diketahui sebelumnya, sebanyak 249 siswa ikut serta dalam kegiatan pramuka susur sungai di Sungai Sempor, Sleman pada Jumat 21 Februari 2020. Beberapa orang terseret arus sungai dan 10 siswi dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan pencarian selama 3 hari dan 239 lainnya dinyatakan selamat meskipun ada yang mengalami luka-luka.

Baca Juga

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Rezka Delpiera

Video Terbaru

Sumbar Kesulitan Solar

YouTube channel KlikPositif.com