Jelang Pilkada

Kabupaten Solok Punya Satu Calon Independen Pilkada 2020, Kota Solok Nihil

Pasangan Bacalon Bupati jalur Independen Hendra Syaputra-Mahyuzil serah terima berkas pendaftaran dengan ketua KPU, Ir. Gadis
Pasangan Bacalon Bupati jalur Independen Hendra Syaputra-Mahyuzil serah terima berkas pendaftaran dengan ketua KPU, Ir. Gadis (Ist)

SOLOK , KLIKPOSITIF - Hingga tadi malam pukul 24.00 Wib, Minggu (23/2/2020) tercatat hanya ada satu pasangan calon Independen yang menyerahkan syarat dukungan ke KPU Kabupaten Solok .

Pasangan yang menyerahkan syarat dukungan yakni pasangan Hendra Saputra dan Mahyuzil, pada 21 Februari 2020. Jumlah dukungan yang diserahkan sebanyak lebih kurang 25.372.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Solok , Ir. Gadis melalui Komisioner bidang Parmas, Jons Manedi menyebutkan, dari syarat dukungan yang diserahkan, sebanyak 942 dukungan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Baca Juga

"Dukungan yang TMS dikarenakan ada dukungan yang tidak ada KTP, tidak ada tanda tangan di form B1 KWK, dan ada yang di entri di B1.1 KWK namun datanya tidak ada di B1 KWK, Total ada 942 dukungan yang TMS," terangnya, Senin (24/2/2020).

Namun secara umum, pasangan Hendra Saputra dan Mahyuzil memenuhi syarat dukungan sebagai calon independen, baik dari jumlah dukungan maupun sebaran dukungan di 14 kecamatan yang ada.

Selanjutnya, pihak KPU Kabupaten Solok akan melakukan verifikasi secara faktual terhadap seluruh dukungan yang telah diserahkan oleh pasangan calon.

"Akan kita verifikasi secara faktual langsung kepada orang yang dimasukkan namanya sebagai pemberi dukungan, nanti dibantu petugas PPP masing-masing Nagari yang saat ini masih dalam proses pembentukan," tuturnya.

Dijadwalkan, Seluruh data dukungan akan diverifikasi secara langsung oleh petugas PPS Nagari dengan cara mendatangi pemberi dukungan. Prosesnya dilakukan selama 20 hari mulai dari 26 Maret 2020.

"Hasil verifikasi akan diumumkan pada bulan Mei nanti, kalau lolos syarat dukungan pasca verifikasi maka pasangan Independen bisa mendaftar sebagai pasangan calon pada 16-18 Juni 2020," jelasnya.

Sementara itu, untuk Pilkada Kota Solok tahun 2020, sampai batas akhir penyerahan syarat dukungan tadi malam, tidak satupun pasangan bakal calon yang mengajukan syarat dukungan.

"Sampai tadi malam, batas akhir penyerahan syarat dukungan, tidak ada bakal calon indedenden yang mendatangi KPU Kota Solok (menyerahkan syarat dukungan)," ungkap ketua KPU Kota Solok , Asraf Danil, Senin (24/2/2020).

Menurutnya, pihak KPU Kota Solok telah membuka masa penyerahan syarat dukungan dari tanggal 19-23 Februari 2020. Namun tidak ada bakal calon yang datang. Tidak ada perpanjangan waktu untuk penyerahan syarat dukungan.

Selanjutnya, pihak KPU Kota Solok hanya akan melakukan verifikasi syarat dukungan secara faktual untuk bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang maju di jalur Independen. Untuk jumlahnya masih menunggu data dari KPU Provinsi.

"Kalau ada dalam syarat dukungan tersebut balon Gubernur dan wakil Gubernur Independen yang memakai KTP warga kota Solok , kita yang akan melakukan verifikasinya secara faktual," terangnya.

Baca Juga

Penulis: Syafriadi | Editor: Eko Fajri

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com