Tak Ada Calon Perseorangan di Pilkada Dharmasraya

Jumpa pers KPU Dharmasraya
Jumpa pers KPU Dharmasraya (KLIKPOSITIF/Ivan Rionaldo Lutfie)

DHARMASRAYA , KLIKPOSITIF - KPU Dharmasraya memastikan tidak adanya bakal calon bupati dan wakil bupati Dharmasraya yang maju melalui jalur perseorangan atau independen.

Hal tersebut diketahui setelah KPU Dharmasraya melakukan rapat pleno penetapan hasil penerimaan dukungan melalui jalur independen.

"Setelah lima hari mulai dibukanya pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati dimulai 19 hingga 23 Februari tahun 2020 melalui jalur independen, didapatkan kepastian tidak adanya bakal calon Bupati yang menyerahkan dukungannya ke KPU Dharmasraya sebagai salah satu persyaratan maju melalui jalur independen," ungkap Ketua KPU Dharmasraya Maradis saat jumpa pers.

Baca Juga

Untuk maju melalui jalur independen sebagai bupati dan wakil bupati, salah satu persyaratannya yakni mengumpulkan minimal 14.391 KTP berserta surat pernyataan dukungan pemilih.

Ia menjelaskan, secara regulasi pilkada sekarang berbeda dengan yang sebelumnya.

"Saat ini kita memakai sistim sensus terhadap verifikasi atas dukungan. Jika sebelumnya sistim sampling. Ini menjadi salah satu suatu tantangan bagi bakal calon Bupati seperti surat pernyataan dan KTP," terangnya.

Tidak adanya minat bakal calon Bupati dan wakil Bupati melalui jalur independen, Maradis tidak bisa menjawab akan hal tersebut.

"Secara pasti kami tidak bisa kita menjelaskan, namun KPU Dharmasraya telah memberikan informasi secara luas, seperti sosialisasi lansung, melalui media massa serta pimpinan parpol," kata Maradis.

Baca Juga

Penulis: Ivan Rionaldo Lutfie | Editor: Haswandi