Organda: Tiket Pesawat Murah, Pengusaha Bus Resah

Ketua DPD Organda Sumbar, Sengaja Budi Syukur menyerahkan pataka usai melantik pengurus DPC Organda se- Sumbar, Selasa (25/2)
Ketua DPD Organda Sumbar, Sengaja Budi Syukur menyerahkan pataka usai melantik pengurus DPC Organda se- Sumbar, Selasa (25/2) (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Organisasi Angkutan Darat ( Organda ) menilai kondisi penurunan harga tiket pesawat yang sangat jauh dari batasnya menimbulkan keresahan bagi pemilik angkutan bus sehingga menganggu peluang berinvestasi.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Organda Sumbar, Sengaja Budi Syukur saat pelantikan pengurus DPC Organda se- Sumbar sekaligus silaturahmi dengan Gubernur, Selasa (25/2) di Auditorium Gubernuran.

Disebutkannya dengan loncatan harga tiket pesawat murah ini tentu membuat pengusaha resah. Sebab, sewaktu harganya tinggi pengusaha angkutan umum terutama bus antar provinsi mendapatkan angin segar.

"Saat harga tiket pesawat tinggi. Banyak masyarakat memakai bus sehingga pengusaha menambah armada angkutan. Namun, kini menurun harga tiket bahkan dibawah harga yang seharusnya malah bus kembali sepi penumpang," katanya.

Dilanjutkan Budi, biasanya dalam sehari itu bisa berangkat dua sampai tiga bis. Namun, kini sehari itu saja hanya satu yang berangkat. Itupun isinya tidak penuh.

"Untuk itu kita minta pemerintah kembali mengatur harga tiket ini. Harga standarlah sehingga kita sama-sama bisa kerja baik pesawat maupun bis. Dan, mereka pengusaha tidak resah lagi berinvestasi," katanya.

Kemudian Organda juga menyoroti kuota bahan bakar bersubsidi yang megalami penurunan terutama untuk solar. Bahkan, kuota itu sama dengan kondisi tahun sebelumnya sedangkan kedanaran angkutan dan umum selalu bertambah.

"Bahkan gubernur sudah mengeluarkan pergub terkait bbm bersubsidi ini. Maka, kami dari organda minta bagi pemilik kendaraan yang tidak memenuhi syarat untuk bbm bersubsidi jangan menggunakan itu sehingga benar-benar angkutan dan angkutan umum yang mengkonsumsi bersubsidi tersebut," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, menyebutkan dengan adanya Organda ini, Pemerintah Daerah sangat terbantu apalagi dalam hal mengambil kebijakan.

"Jika tidak ada Organda akan ribet. SebabOrganda yang mengatur semuanya baik menentukan harga dan lainnya. Kami pemerintah hanya membackup," sebut Irwan.

Kemudian Irwan berharap, dengan kepengurusan baru DPC Organda kerjasama antara pemerintah daerah dan Organda akan semakin meningkat kedepannya. (*)

Baca Juga

Editor: Joni Abdul Kasir

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Komentar

Berita Lainnya

Video Terbaru