Terowongan Tol Padang-Pekanbaru Melewati Payakumbuh Tidak Merusak Lahan

Tol Padang-Pekanbaru
Tol Padang-Pekanbaru (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Tol Padang-Pekanbaru rencananya akan memiliki terowongan sepanjang 8,95 kilometer menembus bukit yang menghubungkan Payakumbuh dengan Pangkalan.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengklaim terowongan tidak akan merusak lahan masyarakat. Hal itu disampaikannya agar masyarakat mempertimbangkan terlebih dahulu untuk menolak Tol Padang-Pekanbaru.

"Terowongan tidak merusak lahan, apalagi untuk pembangunannya melibatkan tim kajian yang profesional. Jadi, masyarakat jangan buru-buru menolak kan ada kajiannya," ujarnya, Rabu, 26 Februari 2020.

Baca Juga

Pembangunan terowongan tol Padang - Pekanbaru disokong pinjaman dari Jepang. Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) berkomitmen untuk mendukung konstruksi pembangunan terowongan sepanjang 8,9 km di wilayah Payakumbuh. Perkiraan biaya pembangunan terowongan US$700 juta.

Menurutnya, masyarakat Sumbar butuh jalan tol agar bisa meningkatkan perekonomian. Apalagi provinsi tetangga seperti Lampung, Bengkulu, Palembang, Medan dan Pekanbaru sudah hampir rampung tolnya.

"Kita bisa ketinggalan, provinsi tetangga sudah punya semua," sebutnya.

Dia berharap tidak ada provokator yang memanas-manasi masyarakat untuk menolak pembangunan tol .

"Kalau kita punya tol , warga Pekanbaru akan berbondong - bondong datang ke Sumbar. Inikan akan meningkatkan jumlah kunjungan wisata," jelasnya.

Untuk diketahui Jalan Tol Padang - Pekanbaru terbagi menjadi enam seksi. Seksi I Padang - Sicincin 28 km (sekarang pindah ke Kepala Hilalang), Seksi II Sicincin - Bukittinggi 41 km, Seksi III Bukittinggi - Payakumbuh 36 km, Seksi IV Payakumbuh - Pangkalan 43 km, Seksi V Pangkalan - Bangkinang 56 km, Bangkinang - Pekanbaru 38 km.

Pembangunan seksi 1 Seksi I Padang - Sicincin (sekarang Padang - Kapalo Hilalang) belum berjalan sepenuhnya sebab ada penolakan dari masyarakat sehingga berganti trase ke Kapalo Hilalang. (*)

Baca Juga

Editor: Joni Abdul Kasir

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com