UNP Launching Gerakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka

Universitas Negeri Padang (UNP) launching gerakan merdeka belajar, kampus merdeka di auditorium kampus tersebut, Kamis, 5 Maret 2020.
Universitas Negeri Padang (UNP) launching gerakan merdeka belajar, kampus merdeka di auditorium kampus tersebut, Kamis, 5 Maret 2020. (KLIKPOSITIF/Fitria Marlina)

PADANG, KLIKPOSITIF - Universitas Negeri Padang ( UNP ) launching gerakan merdeka belajar, kampus merdeka di auditorium kampus tersebut, Kamis, 5 Maret 2020.

Gerakan ini ditandai dengan menekan tombol bersama oleh Rektor UNP Ganefri, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Ir. Nizam,M.Sc.,DIC., Ph.D, Ketua Senat UNP , Z Mawardi, dan perwakilan dosen.

Rektor UNP Ganefri dalam sambutannya mengatakan launching gerakan merdeka belajar, kampus merdeka kehadirannya diharapkan ada paparan lengkap terkait kebijakan kampus merdeka dan kebebasan belajar.

Baca Juga

" UNP sedang mempersiapkan diri dan berkomitmen mengimplementasikan diri sebagai kampus merdeka dan merdeka belajar sehingga gerakan ini berdampak pada lulusan UNP dan mendekatkan diri kepada user atau dunia usaha, pendidikan dan pelatihan yang memanfaatkan lulusan UNP ," katanya saat memberikan sambutan.

Ia mengatakan dalam program ini mahasiswa akan diberikan kebebasan selama tiga semester dalam mengambil mata kuliah lain, baik di dalam kampus UNP sendiri ataupun di luar kampus. "Ada permen Dikbud Nomor 3 Tahun 2020 yang mengatur standar nasional pendidikan tinggi di pasal 19 menyebutkan bentuk pembelajaran satu kredit semester pada proses pembelajaran berupa praktikum, praktik studio, praktik bengkel, praktik lapangan, praktik kerja, penelitian, perancangan, atau pengembangan, pelatihan militer, pertukaran pelajar, magang, wirausaha, dan/atau pengabdian masyarakat 170 menit perminggu per semester," jelasnya.

"Selain menyelesaikan beban belajar, mereka juga mengambil program belajar di luar dan di dalam. Ini sifatnya pilihan, bukan kewajiban. Kita akan mulai laksanakan pada Juli sampai dengan Desember tahun ini. Ini akan terbuka untuk semua karena program studi menyediakan kegiatan untuk merdeka belajar ini, termasuk kepada civitas akademika," paparnya,

Ia menuturkan kemerdekaan yang dicanangkan kementerian diharapkan ada kebebasan belajar bagi semua pihak, termasuk dosen. "Sehingga dosen tidak disibukkan dengan urusan administratif hingga niat dan cita-cita ini sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi terhadap para lulusan," jelasnya.

Dalam launching Merdeka belajar dan kampus merdeka, UNP bekerjasama dengan dunia kerja dan industri sebanyak 15 usaha/industri. Hal itu ditandai dengan tandatangan MoU dan kerjasama dalam mendukung gerakan merdeka belajar.

"Nanti akn ada magang dan praktik. Karena ada delapan kerja yang bisa dilakukan mahasiswa, mulai pengembangan usaha, membangun strat up bisnis,dll. Ini bisa dinilai dengan belajar satu semester oleh dosen. Ini ada Standar Operasional (SOP) yang ditentukan dan memberikan kebebasan kepada mahasiswa dalam berinovasi dan berkreasi mengikuti perkembangan teknologi," harapnya.

Ia mengatakan pihaknya akan terus mengembangkan kerjasama dengan dunia usaha dan industri, untuk mendukung program ini, baik di dalam ataupun di luar negeri. "Ini akan terus kita kembangkan, baik di dalam negeri ataupun di luar negeri," jelasnya. (*)

Baca Juga

Editor: Fitria Marlina

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com