PDAM Padang Berubah Nama, Fokus Pada Bisnis Air Siap Minum

Air siap minum yang ada di RSUP M Djamil Padang
Air siap minum yang ada di RSUP M Djamil Padang (RSUP M Djamil Padang)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Kota Padang berubah nama menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Kota Padang .

Perubahan nama tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Padang nomor satu tahun 2020 tentang Perusahaan Umum Air Minum Kota Padang menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Padang .

baca juga: Pemko Padang Bahas Perumda untuk Kelola Pasar Raya

Selain itu, Wali Kota Padang mengukuhkan dewan direksi dan dewan pengawas melalui Peratutan Wali Kota nomor 02 dan 03 / kpm / 3 / tahun 2020 tentang Pengukuhan Direksi Perusahaan Umum Daerah Kota Padang masa jabatan 2019/2024.

"Setelah ini, kita akan fokus pada peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat," ujar Direktur Utama PERUMDAM Kota Padang , Hendra Pebrizal.

baca juga: Pantai Air Manis Kini Dikelola Perusahaan Umum Daerah

Sementara untuk pembayaran air bulanan menurutnya tidak ada perubahan. Harga yang dipatok masih sama seperti tahun sebelumnya.

Harga yang dipatok PERUMDA untuk air minum sesuai yang tertera di website resmi PDAM adalah Rp5.800 untuk 31 kubik lebih per bulan untuk rumah tangga.

baca juga: Perekonomian Kota Padang Merosot Selama Pandemi

Sehubungan dengan perubahan tersebut, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Kota Padang , akan memfokuskan bisnisnya pada air siap minum.

"Air siap minum yang saat ini masih berada di tiga tempat, nanti kedepannya akan kami kembangkan untuk di tempat-tempat publik lainnya," ujar Hendra Pebrizal.

baca juga: Pemko Padang Terima Bantuan Alat Penghancur Limbah dari Organisasi Masyarakat Tionghoa

Ia mengatakan, saat ini untuk air siap minum yang disediakan baru di tiga lokasi. Yaitu di Rumah Sakit Umum M Djamil Padang , Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padang dan Balai Kota Padang .

"Nantinya kami akan mengajukan untuk dibuat di lokasi lainnya seperti di Kantor-kantor dinas yang ada di Kota Padang ," katanya.

Air siap minum yang telah disediakan tersebut berbentuk kran untuk mengambil air minum yang sudah dipastikan sehat dan bisa dikonsumsi.

"Nantinya tidak hanya di kantor SKPD saja, tapi kami juga akan membuat di beberapa tempat keramaian yang ada di Kota Padang ," lanjutnya.

Untuk pengembangan tersebut, menurutnya pihaknya masih mengonsep sebaik mungkin. Agar pembuatan tempat air minum siap saji itu bisa bermanfaat sebaik mungkin.

Selain itu, pihaknya juga akan menggandeng perusahaan swasta untuk pemasaran Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang ada di Kota Padang .

"Kami juga merencanakan untuk menggandeng perusahaan swasta. Karena dengan begitu, bisnis yang dijalankan akan lebih maksimal," lanjutnya.

Dengan begitu, ia berharap bisa memberikan pembagian laba yang besar kepada Wali Kota Padang sebagai pemilik modal.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri