Dokumen Kontrak Politik dengan Pedagang Pasar Atas Bukittinggi Beredar di Medsos, Ini Penjelasan Andre Rosiade

Ketua DPD Partai Gerindra Sumbang Andre Rosiade
Ketua DPD Partai Gerindra Sumbang Andre Rosiade (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade , membenarkan telah menandatangani kontrak politik dengan pedagang Pasar Atas Bukittinggi dan Pasar Aur Kuning.

Kontrak politik tersebut beredar luas di media sosial. Ternyata dibuat Sabtu (7/32020) malam, saat anggota DPR RI asal Sumbar itu mengadakan silaturrahmi dengan para pedagang di Rumah Makan Sederhana Bukittinggi .

Ketua DPD Gerindra Andre Rosiade mengungkapkan alasannya. Para pedagang sudah berjuang sejak tahun 2018 lalu menghadapi Perwako Bukittinggi nomor 40/41 - 2018.

Baca Juga

"Namun tidak berhasil. Para pedagang juga sudah berulang kali menemui kami di DPR, dari Pasar Atas sudah dua kali dan begitu juga Pasar Aur Kuning," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Rabu (11/3/2020).

Menurutnya, ternyata memang salah satu penyelesaiannya dengan cara pencabutan Perwako tersebut. Untuk itu, lanjutnya, sebagai pemenang pemilu di Sumbar, lebih khusus lagi di Bukittinggi sudah saatnya melayaninya.

"Kami dari Partai Gerindra yang mendapatkan nikmat luar biasa dari masyarakat Sumbar, wa bil khusus masyarakat Bukittinggi , dimana Gerindra menang di 2014 dan 2019. Sudah saatnya kami bekerja keras melayani masyarakat Bukittinggi . Melakukan aksi nyata untuk masyarakat Bukittinggi ," ujarnya.

Andre Rosiade menambahkan, sebagai ketua DPD Gerindra Sumbar, berkewajiban memberikan garansi kontrak politik , seandainya calon Walikota kami memenangkan pilkada Bukittinggi 2020, Perwako itu akan segera dicabut.

"Kalau tidak, tentu saya siap mengundurkan diri. Sesuai instruksi pak Prabowo, Gerindra harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumbar, Gerindra harus melayani masyarakat Sumbar," tuturnya.(*)

Baca Juga

Editor: Muhammad Haikal