Dosen Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Ajukan Gugatan Praperadilan

Dosen Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi saat Diperiksa di Mapolda Sumbar
Dosen Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi saat Diperiksa di Mapolda Sumbar (Ist)
PADANG, KLIKPOSITIF --

Oknum dosen kasus dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi mengajukan praperadilan kepada Polda Sumbar. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu.

"Perkembangan kasus oknum dosen , beliau mengajukan praperadilan tentang ditetapkan nya beliau sebagai tersangka," katanya kepada KLIKPOSITIF di Jalan Khatib Sulaiman, Padang, Kamis (12/3/2020).

baca juga: Oknum Dosen Kasus Dugaan Pelecehan Diperiksa Sebagai Tersangka

Satake menambahkan, pihaknya sudah menerima surat dari pengadilan, pelaksanaannya

nanti dalam minggu depan. "Sidangnya nanti di pengadilan dan boleh dimonitor. Mungkin satu minggu lah pelaksanaannya itu," ujarnya.

baca juga: Polda Sumbar Tetapkan Oknum Dosen Kasus Dugaan Pelecehan Tersangka

Menurutnya, pengajuan praperadilan merupakan hak dari tersangka. "Kita siap untuk menghadapi praperadilan tersebut. Tim dari Polda pasti siap karena itu bagian dari tugas," kata Satake.

Satake menyebut penanganan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dosen sudah sesuai dengan prosedur.

baca juga: Polisi Gelar Perkara Terkait Laporan Mahasiswi Soal Dugaan Pelecehan

"Semuanya dilakukan dengan aturannya, sudah dipanggil sebagai saksi, ada gelar perkara, dipanggil sebagai tersangka, dia datang pada waktunya," tuturnya.

Satake menyebut, untuk oknum dosen tersebut masih ditahan di ruang tahanan Mapolda Sumbar.

baca juga: Taragak Basuo, KMM Mesir Gelar Acara

Seperti diberitakan KLIKPOSITIF sebelumnya, Polda Sumbar resmi menahan tersangka kasus dugaan pelecehan seksual . Diketahui tersangka tersebut merupakan dosen salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Padang yang melakukan pelecehan terhadap seorang mahasiswi .

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, dosen tersebut datang ke Mapolda sudah sejak Jumat siang, namun pemeriksaan baru dilakukan sore harinya karena menunggu pengacara yang bersangkutan.

"Usai pemeriksaan penahanan dilakukan penyidik sejak Jumat malam," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Sabtu (29/2/2020).(*)

Editor: Muhammad Haikal