Besok Laboratorium Unand Mulai Uji Sampel COVID-19, Bisa 200 Pemeriksaan Perhari

Ilustrasi
Ilustrasi (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Setelah mendapat izin dari Kementerian Kesehatan, besok (Selasa, 24 Maret 2020) Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas ( Unand ) sudah bisa langsung uji sampel COVID-19.

Hal itu disampaikan Direktur Sumber Daya Manusia RSUP M Djamil Padang Dovy Djanas kepada Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam rapat koordinasi percepatan penanganan corona virus disease 2019 (COVID-19) di Auditorium Gubernuran, Senin, 23 Maret 2020.

baca juga: Unand Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM, Fakultas Teknik Proyek Percontohan

"Koordinasi saya terakhir dengan Unand , besok sudah bisa dilakukan pemeriksaan VSR," katanya kepada gubernur dan peserta rapat koordinasi.

Perlu diketahui, untuk bisa memastikan itu virus Corona atau bukan, maka terlebih dahulu harus dilakukan pemeriksaan VSR pada tenggorokan pasien.

baca juga: Siswa di Agam Masih Belajar di Rumah Hingga 20 Juni

Dovy Djanas melanjutkan, untuk pemeriksaan tersebut dibutuhkan tenaga medis 12 orang dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD). Kemampuan 12 tenaga medis tersebut bisa melakukan 200 pemeriksaan 200 sampel perhari.

Dia menjelaskan, selama ini sampel dikirim ke Litbangkes memakan waktu yang cukup lama baru bisa mendapatkan hasil apakah pasien positif atau negatif. Dari 20 sampel yang dikirim dari Sumbar baru 6 yang baru ada hasil. Bahkan bisa sampai 15 hari. Kondisi ini menjadi dilema bagi rumah sakit, sebab dengan waktu rawat selama itu apakah pasien ini dipulangkan atau tidak.

baca juga: 424 Jamaah Haji Agam Batal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

"Kami di rumah sakit juga bingung dengan hasil lama keluar ini. Apakah pasien ini dipulangkan atau tidak. Kemudian berkaitan juga dengan tempat di ruman sakit. Kalau hasil cepat tentu bisa diambil tindakan, contoh hasil pemeriksaan negatif langsung pulang, tempat otomatis kosong dan bisa untuk pasien lain," terangnya.

Sementara itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno merasa senang mendapat informasi tersebut. Saat itu juga Irwan mengintruksikan untuk melakukan uji sampel kepada Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Tak hanya itu gubernur juga meminta Orang Dalam Pemantauan (OPD) juga diperiksa.

baca juga: Lima Puluh Kota Bersiap Menuju New Normal

"Kalau begini bisa cepat, sekalian dicek yang ODP, biar tahu hasilnya. Jangan sampai virusnya nyebar dulu baru ketahuan," katanya.

Humas Rumah Unand saat dihubungi KLIKPOSITIF membenarkan terkait uji sampel tersebut. "Iya mulai besok sudah bisa di laboratorium diagnostik Fakultas Kedokteran. Hanya bisa untuk pasien dari rumah sakit rujukan," terangnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir