Cegah COVID-19, Kemenag Solok Tunda Sementara Layanan Pernikahan

SOLOK, KLIKPOSITIF - Antisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19) di wilayah Kabupaten Solok , Kantor Kementrian Agama ( Kemenag ) setempat menunda berbagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat, termasuk pengurusan pernikahan.

Menurut Kakan Kemenag Kabupaten Solok , Alizar Chan, sesuai instruksi Mentri Agama, seluruh pegawai di lingkungan kementerian agama wajib bekerja dari rumah mulai dari Rabu (25/3/2020) sampai Selasa (31/3/2020).

"Segala urusan pelayanan nikah di KUA kita tunda dulu sampai tanggal tersebut. Namun bagi jadwal nikah yang sudah terjanjikan tetap jalan dengan mengacu pada protokol atau standar yang dikeluarkan Kemenag , yang masih pengurusan ditunda dulu," sebutnya menjawab KLIKPOSITIF , Rabu (25/3/2020).

Baca Juga

Pihaknya berharap masyarakat memahami kondisi yang ada saat ini. Ancaman virus Corona sudah sangat membahayakan bagi semua pihak. Pemerintah tengah konsentrasi dalam penanganan dan pencegahan agar wabah tidak meluas.

"Ini perlu kita pahami secara bersama-sama, ancaman wabah virus Corona sudah sangat meresahkan, ini bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja tapi juga masyarakat luas," terangnya.

Sebelumnya, Menag Fachrul Razi menginstruksikan mulai Rabu (25/03/2020) mewajibkan pegawai Kementerian Agama untuk bekerja di rumah atau Work From Home (WFH).

Kebijakan ini tertuang dalam SE Menteri Agama Nomor 4 tahun 2020 tertanggal 24 Maret 2020, tentang Perubahan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada Kementerian Agama.

Menurut Menag, hal ini dilakukan dalam rangka mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 akhir-akhir ini yang semakin meluas dan untuk bersinergi menghambat penyebaran virus tersebut.

Semua pegawai Kementerian Agama, termasuk Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pratama, Administrator, Rektor, Ketua, Wakil Ketua, Dekan atau Pejabat Setingkat Dekan, Wakil Dekan, Ketua Jurusan dan Ketua Program Studi pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), Kepala Madrasah Negeri, Kepala Madrasah dan Kepala Kantor Urusan Agama wajib bekerja di rumah menyelesaikan tugas fungsi masing-masing.

Baca Juga

Penulis: Syafriadi | Editor: Rezka Delpiera

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com