Pemda Butuh Anggaran Penanganan Covid-19, Ketua DPRD 50 Kota: Kami Dukung Realokasi

Ketua DPRD 50 Kota Deni Asra
Ketua DPRD 50 Kota Deni Asra (Ade Suhendra)

LIMA PULUH KOTA, KLIKPOSITIF - Ketua DPRD 50 Kota Deni Asra nyatakan kesiapannya untuk mendukung realokasi anggaran Pemkab Lima Puluh Kota untuk penanganan dan penanggulangan Pandemi Covid-19, Rabu 25 Maret 2020. Deni menjelaskan dirinya di DPRD tengah menunggu pembicaraan dengan pemerintah daerah.

Ia menjelaskan bahwa hal tersebut juga sebagai tindak lanjut Inpres No 4 Tahun 2020 terkait Refocussing kegiatan, Realokasi Anggaran serta PBJ dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19. Menurutnya, setelah adanya persiapan anggaran dari Pemda, maka akan segera dikaji secara mendalam bersama DPRD .

"Nantinya kita bersama-sama pemkab akan membahasa realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 di Lima Puluh Kota. Tapi pada intinya DPRD pasti mendukung untuk realokasi tersebut dimana untuk di DPRD sendiri, kegiatan-kegiatan yang tidak urgen bagi masyarakat ditunda terlebih dahulu dan diarahkan kepada penanganan Covid-19 di kabupaten ini.," ujar Deni Asra saat meninjau Pos Penanganan Covid-19 di daerah Tanjung Balit, Rimbo Data yang terletak di perbatasan Sumbar-Riau.

Baca Juga

Ia berharap pemerintah kabupaten dapat cepat bergerak aktif dan menyampaikan realokasi kepada DPRD . Kemudian terkait perjalanan dinas ke depannya, sejak hari ini hingga 2 April 2020 mendatang sudah tidak ada lagi rapat dan perjalanan dinas di DPRD .

"Setelah tanggal 2 April 2020 nanti maka kami akan Rapat Bamus kembali untuk mengkaji apakah akan diperpanjang atau bagaimananya. Kami juga berharap kebijakan DPRD ini serentak dengan pemerintah daerah dimana tidak ada lagi kegiatan dari OPD yang ada di Pemerintah," kata politisi dari Partai Gerindra tersebut.

Sebelumnya, Wakil Bupati Limapuluh Kota menyebutkan bahwa Kabupaten Lima Puluh Kota membutuhkan anggaran sebesar Rp12 miliar untuk penanganan Covid-19 ini. Anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk keperluan antisipasi dan pencegahan corona seperti untuk kesiapan ruang isolasi yang sesuai standar di rumah sakit dan puskesmas yang ada rawat inap.

"Anggaran ini juga akan dimanfaatkan untuk kebutuhan melengkapi dan memenuhi Alat Perlengkapan Diri (APD) bagi ratusan petugas. Kemudian juga untuk stimulan petugas, penyemprotan disinfektan, dan masker buat masyarakat serta operasional tim gugus serta pembiayaan operasional pada daerah perbatasan dan biaya untuk tindakan pencegahan pengawasan.

Baca Juga

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com