Verifikasi Administrasi Dukungan Calon Perseorangan Tuntas, KPU Lima Puluh Tunda Penyerahan Hasil

Ketua KPU Lima Puluh Kota, Masnijon.
Ketua KPU Lima Puluh Kota, Masnijon. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Meski tahapan verifikasi administrasi dukungan untuk bakal calon perseorangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupupaten Lima Puluh Kota telah tuntas dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun untuk penyerahan hasil kepada balon belum bisa dilakukan karena adanya penundaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Ketua KPU Kabupaten Lima Puluh Kota , Masnijon mengatakan, pihaknya melakukan verifikasi administrasi terhadap dua berkas dukungan balon, yaitu untuk pasangan Maskar M. Dt. Pobo - Masril dan Ferizal Ridwan - Nurkhalis.

"Tahapan verifikasi administrasi sudah selesai dilakukan oleh pihaknya. Kalau untuk total jumlah yang tidak memenuhi syarat belum dapat kita sampaikan, karena belum kita serahkan kepada bakal calon karena ada penundaan tahapan," kata Masnijon, Rabu (25/3).

Baca Juga

Belum diserahkannya hasil verifikasi administrasi kepada dua pasangan balon tersebut dikarenakan adanya penundaan tahapan Pilkada berdasarkan surat KPU no 284 tahun 2020 tentang penjelasan penundaan tahapan verifikasi syarat dukungan perseorangan.

Alasan itu juga yang dikemukakan Masnijon ketika menolak membuka angka total dukungan yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi untuk kedua balon tersebut.

"Jumlah dukungan yang dinyatakan lolos verifikasi masih melebihi syarat dukungan minimal. Untuk sementara hanya itu," sebutnya.

Seperti diketahui, untuk Pilkada Lima Puluh Kota , jumlah minimal dukungan yang harus diserahkan adalah 22.539 dukungan dari warga daerah tersebut. Jumlah itu ditetapkan berdasarkan PKPU yang menetapkan bahwa untuk daerah dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) 200.000 sampai 500.000 dukungan yang harus dikumpulkan oleh calon perseorangan adalah 8.5 persen. Di Lima Puluh Kota , pada pemilu terakhir, DPT yang tercatat adalah sebanyak 265.161.

Selain itu, kata dia, seluruh tahapan di KPU Kabupaten Limapuluh Kota juga ditunda. Hal ini berdasarkan Keputusan KPU Nomor 179 tahun 2020 tentang penundaan tahapan pemilihan serta adanya Surat Edaran KPU Nomor 8 tahun 2020.

"Sesuai keputusan KPU itu, isinya penundaan tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan wali kota dan wakil wali kota untuk pemilihan 2020," ujarnya.

Ia mengatakan, tahapan yang ditunda tersebut, yakni pelantikan panitia pemungutan suara (PPS), verifikasi syarat dukungan bakal calon kepala daerah perseorangan yang awalnya akan dilakukan pada 26 Maret sampai 28 Mei 2020.

"Selanjutnya pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih dan pemutakhiran dan penyusunan data pemilih juga ditunda," sebutnya. (*)

Baca Juga

Editor: Taufik Hidayat

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com