Tampilan Berbeda Petugas Kebersihan Payakumbuh di Tengah Penyebaran Covid-19

Petugas kebersihan DLH Payakumbuh dengan baju pelindung dari mantel plastik melakukan penyemprotan disinfektan ke truk sampah.
Petugas kebersihan DLH Payakumbuh dengan baju pelindung dari mantel plastik melakukan penyemprotan disinfektan ke truk sampah. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Beberapa hari terakhir ini, para petugas kebersihan di Kota Payakumbuh tampil dengan seragam berbeda. Mereka kini menggunakan masker, sarung tangan, dan baju pelindung dari mantel plastik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Payakumbuh , Dafrul Pasi mengatakan, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) ala kadarnya bagi petugas kebersihan memang sudah jadi kebijakan dinasnya.

Hal itu disebutnya sebagai bagian dari upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19. Apalagi petugas kebersihan khususnya pengangkut sampah merupakan salah satu yang cukup rentan terkena virus yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan tersebut.

Baca Juga

"Kita tidak tahu sampah yang dibuang itu berasal dari siapa, apakah yang membuang sampah itu positif Covi-19 atau tidak. Memang yang kita sediakan itu sangat sederhana, karena untuk melengkapi dengan yang standar itu membutuhkan biaya yang besar dan saat ini tidak dapat dicari," kata Dafrul Pasi, Kamis (26/3).

Contohnya seperti masker, setiap petugas diberikan masker kain yang dapat digunakan berulang kali. Namun, pihaknya telah memberikan edukasi terlebih dahulu kepada petugas agar masker tersebut aman dipakai setiap hari.

"Kita meminta agar mereka setelah memakai langsung mencucinya dengan bersih. Dan masker itu dilapisi dengan tisu, ini sudah kita kasih tahu kepada petugas kita," ujarnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan kepada alat operasional pengangkut sampah. Penyemprotan ini akan dilaksanakan setiap hari sampai dengan habisnya masa tanggap darurat Covid-19.

"Kita menyemprotkan disinfektan ini ke truk sampah dan becak-becak motor pengangkut sampah kita," sebutnya.

Ia mengatakan penyemprotan disinfektan untuk truk sampah dilaksanakan di TPA Padang Karambia, sedangkan untuk becak motor, penyemprotan dilakukan di tempat pembuangan sampah sementara atau transfer dipo.

"Tidak hanya alat operasional, kita juga menyemprot ke APD petugas pembersih kita. Karena pakaian petugas kita tentu juga tersentuh langsung dengan sampah yang diangkut tersebut," ujarnya. (*)

Baca Juga

Editor: Taufik Hidayat

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com