Pandemi COVID-19, Pemkab Pessel Masih Kekurangan APD

Sekdakab Pessel, Erizon
Sekdakab Pessel, Erizon (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL , KLIKPOSITIF -Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan , Sumatera Barat mengakui, hingga kini masih kekurangan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis dalam menangani pasien COVID-19.

Sekdakab Pesisir Selatan , Erizon mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan tersebut pihaknya sudah mengusulkan ke provinsi. Dan direncanakan alat itu akan segera didatangkan.

"Itu sudah kita minta ke provinsi, dan Pak Bupati juga sudah telpon Pak Gubenur. Sore ini mau dijemput," ungkapnya saat diwawancarai KLIKPOSITIF , Kamis 26 Maret 2020.

Baca Juga

Ia menjelaskan, untuk ketersedian APD yang di dapat untuk Pessel , akan berbagi dengan daerah lain. Sebab, Sumbar sendiri, katanya hanya mendapat APD sekitar 2000-an dari pemerintah pusat.

"Mungkin kita dapat 100/200 paling. Kalau rapid test belum dapat, kita menunggu dari pusat," terangnya tanpa menjelaskan berapa APD yang sudah tersedia.

Sementara, untuk realokasi APBD untuk penanganan COVID-19 sendiri, Pemkab Pessel sudah menetapkan angaran sebesar Rp2,6 miliar. Anggaran tersebut, bakal dimanfaatkan untuk melengkapi segala kebutuhan penanganan COVID-19.

"Anggaran sekarang sudah kita sediakan, cukup banyak itu totalnya Rp2,6 miliar. Sesuai dengan arahan pak bupati, dan itu hasilnya (kegiatan-kegiatan) kita tunda dan kita pangkas," tutupnya.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan , Sumatera Barat mengumumkan, jumlah warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan notifitikasi bertambah, Kamis 26 Maret 2020.

Berdasarkan data rilis Bagian Humas dan Protokoler Pesisir Selatan pukul 13.00 WIB, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih sama, 3 orang.

Sedangkan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari sebelumnya 11 orang, kini menjadi 13 orang. Begitu juga orang notifikasi 147, kini menjadi 171 orang.

Bahkan, dari data Pemprov Sumbar, satu pasien asal Pesisir Selatan sudah terkonfirmasi positif COVID-19. Dan data itu bersamaan dengan empat positif asal kabupaten/kota lainnya di Sumbar, yang diumumkan, Kamis 26 Maret 2020 pukul 16.30 WIB.

Baca Juga

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Rezka Delpiera

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com