Ingat! Walaupun Salat Jumat Ditiadakan, Gubernur Sumbar Minta Azan Tiap Waktu Salat Dikumandangkan

Masjid Raya Badano Pariaman
Masjid Raya Badano Pariaman (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)
PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengeluarkan imbauan kepada bupati dan walikota agar mengambil beberapa langkah sehubungan dengan perkembangan terkini Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Sumbar.

Diantaranya, meniadakan Salat Jumat dan menggantinya dengan Salat Zuhur di rumah masing-masing bagi masjid -masjid di daerah terjangkit COVID-19. Kemudian meniadakan Salat Fardu (wajib) berjamaah.

Walaupun demikian Azan tetap dikumandangkan pada lima waktu Salat Fardu dan menambahkan di akhir azan lafadz "Shallu fii buyuutikum" (Shalatlah di rumah anda sekalian). Ditambah dengan membaca doa Qunut Nadzilah di setiap Salat Fardu.

Baca Juga

Berikut isi surat Gubernur Sumbar tersebut:

Dengan hormat

Provinsi Sumatera Barat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat telah mengeluarkan Maklumat dan Taushiyyah, Nomor 003/MUISB/III/2020, tanggal 2 Sya'ban 1441 H / 26 Maret 2020 M.

Sehubungan hal di atas dengan ini disampaikan agar para Bupati/Walikota mempedomani, mensosialisasikan, serta mengawasi dilaksanakannya Maklumat dan Taushiyyah tersebut oleh masyarakat, yaitu:

1. Meniadakan penyelenggaraan Shalat Jum'at di Masjid - Masjid pada daerah-daerah berjangkitnya Covid-19 karena dikhawatirkan atau berpotensi

mengakibatkan semakin mewabahnya penularan Covid-19, dan kepada jama'ah untuk menggantinya dengan Shalat Zhuhur di rumah masing-masing.

2. Meniadakan Shalat Fardhu Berjama'ah di Masjid / Mushalla/ Surau di daerah tempat berjangkitnya wabah dan menghimbau umat untuk melaksanakannya di rumah masing-masing.

3. Tidak menyelenggarakan kegiatan pengajian dan kegiatan lainnya yang menghimpun orang banyak di Masjid / Mushalla/ Surau.

4. Menghimbau agar setiap Masjid / Mushalla/Surau untuk tetap mengumandangkan azan pada Lima Waktu Shalat Fardhu dan menambahkan di akhir azan lafadz "Shallu fii buyuutikum" (Shalatlah di rumah anda sekalian).

5. Menghimbau kepada seluruh Umat Islam untuk membaca Do'a Qunut Nadzilah di setiap Shalat Fardhu.

6. Menghimbau kepada Da'i dan Mubaligh untuk menghentikan segala aktivitas dakwah yang menghimpun jama'ah secara fisik dan

7. Mengamanahkan kepada MUI Kabupaten/ Kota se Sumatera Barat untuk mengeluarkan maklumat khusus sesuai dengan perkembangan di daerah masing-masing dengan tetap mengacu kepada Maklumat MUI Sumatera Barat tersebut.

Baca Juga

Editor: Joni Abdul Kasir

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com