Sumbar Belum Lockdown, Ini Alasan Gubernur

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Walaupun banyak mendapatkan desakan dari berbagai kalangan untuk local lockdown, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) belum mau mengambil keputusan itu.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengaku memilih mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait lockdown.

baca juga: Pasien Positif 11 Asal Tanah Datar Dinyatakan Sembuh COVID-19

"Kami ikut pusat, lagi pula harus persetujuan pusat. Beberapa hari yang lalu saat videoconfrens bersama Pak Presiden beliau dan berkali-kali mengimbau dan memilih tidak lockdown dengan berbagai pertimbangan," jelasnya, Jumat,27 Maret 2020.

Menurutnya, lockdown akan berdampak kepada perekonomian Sumbar dan ketersediaan pangan selama lockdown.

baca juga: Bertambah 5, Total Sembuh Corona Sumbar Capai 277 per 3 Juni

"Kita sedang mengupayakan penghitungan dampak ekonomi dan memberikan bantuan kepada masyarakat terdapak sebagai solusi agar tidak lockdown," kata Irwan.

Disampaikannya, keputusan belum lockdown karena setiap daerah berbeda-beda persoalan dan penanganan.

baca juga: Periksa 593 Spesimen, Kasus Positif COVID-19 Sumbar Bertambah 9 per 3 Juni

"Berbagai upaya kita lakukan dulu pada masa social distancing ini," tukasnya.

Sementara itu menurut Wagub Sumbar Nasrul Abit, jika lockdown dilakukan Pemprov harus menghitung ketersediaan pangan untuk masyarakat. Sebab akan banyak terdapak dari keputusan itu.

baca juga: Belajar Dari Pasar Raya Padang, Swab Tes Akan Dilakukan Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Payakumbuh

"Masyarakat miskin tentu harus disiapkan pangan mereka. Sekarang kita sedang hitung kekuatan," ujarnya. (*)

[Hms-Sumbar]

Editor: Joni Abdul Kasir