Seperti Ini Kondisi Payakumbuh, Daerah Perbatasan Sumbar-Riau dalam Antisipasi COVID-19

Proses penyemprotan pengendara di perbatasan Payakumbuh
Proses penyemprotan pengendara di perbatasan Payakumbuh (Ade Suhendra)
PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF -

Rambu-rambu pengalihan jalur masuk terpampang di pintu masuk Kota Payakumbuh yang terletak di Simpang Bypass Ngalau Indah. Beberapa petugas gabungan kepolisian, dishub, Satpol PP, dinkes, dan BNPB tampak berjaga agar pengendara baik roda 2 maupun roda 4 tidak sembarangan masuk ke Kota Payakumbuh .

Kanit Dalmas Polres Payakumbuh Syafrizal saat ditemui di lokasi mengatakan pengendara roda 2 yang akan masuk ke Kota Payakumbuh harus dihentikan. Kemudian petugas yang berada di persimpangan akan menyemprotkan disinfektan kepada kendaraan dan pengendara tersebut.

baca juga: Pulang dari Rantau, Satu Orang Warga Lima Puluh Kota Positif COVID-19

"Warga yang ingin masuk Payakumbuh dari arah Bukittinggi dengan menggunakan sepeda motor harus diberhentikan dan disemprotkan serta cek suhu badan," kata Kanit Dalmas Polres Payakumbuh .

Sedangkan warga yang ingin ke Pekanbaru dari arah Bukittinggi maka arus lalu lintasnya dialihkan ke Jalan Bypass. Nantinya kendaraan tersebut akan keluar di Simpang Warna Warni atau Simpang Talawi.

baca juga: Jemaah Lunas Bipih Berangkat Tahun Depan

"Saat ini ada dua titik penutupan jalan yaitu Simpang Warna Warni Bypass Ngalau. Sebaliknya untuk yang dari Payakumbuh ke Bukittinggi, tetap dilakukan penyemprotan untuk mobil dan pengendara.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Payakumbuh , Rida Ananda yang dihubungi KLIKPOSITIF menjelaskan, maksud dari tertutup sementara itu adalah membatasi orang-orang yang masuk ke Payakumbuh . Artinya kalau ada yang masuk ke Payakumbuh , harus melapor dulu ke RT/RW, ke lurah dan melakukan isolasi mandiri.

baca juga: DPR : Penerapan New Normal Tetap di Tangan Pemerintah, Bukan Militer

"Ini tidak seperti lockdown, bukan begitu. Itu adalah bagian dari pengalihan arus. Kalau memang dari Bukittinggi ke Pekanbaru kita arahkan ke By Pass. Kalau memang mau masuk kota akan dilakukan pengecekan kesehatan ," terang Rida.

Hal ini sesuai dengan instruksi Wali Kota Payakumbuh dengan Nomor: 5 tahun 2020 Tentang Pembatasan dan Pengetatan Aktivitas Warga dan Aksesiibilitas Keluar Masuk Kota Payakumbuh . Dimana pada poin ketujuh dalam instruksi tersebut dijelaskan, Kota Payakumbuh untuk sementara tertutup bagi pendatang dan orang yang datang dari luar Kota Payakumbuh , sehingga camat, lurah, dan pengurus RT dan RW melakukan pamantauan kepada setiap tamu atau pendatang baru.

baca juga: Bersiap Menuju New Normal, Kafe di Padang Perketat Protokol Kesehatan Untuk Pengunjung

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri