Polda Sumbar Pasang Maklumat Kapolri Berukuran Raksasa Soal Penanganan COVID-19

Maklumat Kapolri Berukuran Raksasa di Mapolda Sumbar
Maklumat Kapolri Berukuran Raksasa di Mapolda Sumbar (Humas Polda Sumbar)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar semakin gencar mensosialisasikan maklumat Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (COVID-19).

Salah satu cara sosialisasi adalah mencetak maklumat tersebut dengan ukuran raksasa sekaligus memasangnya di Mapolda Sumbar.

baca juga: Penjelasan Ahli Epidemiologi Unand Terkait Positif COVID-19 Tanpa Riwayat Kontak dan Perjalanan

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, pihaknya berharap cara ini bisa diketahui oleh seluruh personel Polri lainnya serta disampaikan kepada masyarakat, sehingga maklumat Pak Kapolri dapat dipatuhi.

"Kita mencetak maklumat tersebut dengannya ukuran 14 meter kali 16 meter, supaya personel lainnya mengetahui dan menyampaikan juga kepada masyarakat," ujarnya

baca juga: Pemerintah Akan Terbitkan Protokol Kesehatan bagi Atlet

Satake menerangkan, maklumat yang dikeluarkan Kapolri, tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona (COVID-19).

Maklumat tersebut berisikan :

baca juga: Indonesia Gandeng China dan Korea Kembangkan Vaksin COVID-19

1. Bahwa mempertimbangkan situasi nasional terkait dengan cepatnya penyebaran COVID-19, maka pemerintah telah mengeluarkan kebijakan dalam rangka penanganan secara baik, cepat dan tepat agar penyebarannya tidak meluas dan berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

2. Bahwa untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, Polri selalu mengacu asas keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi (Salus Populi Supreme Lex Esto), dengan ini Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan Maklumat :

baca juga: Polres Sijunjung Serahkan Bantuan 10 Ton Beras ke Masyarakat Terdampak COVID-19

a. tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri, yaitu:

1) pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan, dan kegiatan lainnya yang sejenis;

2) kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazaar, pasar malam, pameran, dan resepsi keluarga;

3) kegiatan olahraga, kesenian, dan jasa hiburan;

4) unjuk rasa, pawai, dan karnaval; serta

5) kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya massa.

b. tetap tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dengan selalu mengikuti informasi dan imbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah;

c. apabila dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan banyak orang dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran COVID-19;

d. tidak melakukan pembelian dan/atau menimbun kebutuhan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan;

e. tidak terpengaruh dan menyebarkan berita-berita dengan sumber tidak jelas yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat; dan

f. apabila ada informasi yang tidak jelas sumbernya dapat menghubungi kepolisian setempat.

3. Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan Maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4. Demikian Maklumat ini disampaikan untuk diketahui dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

Maklumat tersebut ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz, M.Si, pada tanggal 19 Maret 2020.

Editor: Muhammad Haikal