Pemkab Pasbar Buat Bilik Disinfeksi di Tempat Keramaian

Uji coba langsung perdana Bilik Disinfeksi yang dilakukan oleh Bupati Pasaman Barat Yulianto
Uji coba langsung perdana Bilik Disinfeksi yang dilakukan oleh Bupati Pasaman Barat Yulianto (Istimewa)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar ) menciptakan bilik disinfeksi karya sendiri. Bilik disinfeksi ini akan di tempatkan disejumlah tempat keramaian dan tempat pelayanan.

Bupati Pasbar Yulianto mengatakan, ini menyikapi instruksi Presiden agar lebih super ketat untuk melakukan disinfektan dini.

baca juga: Rumah Ibadah Akan Dibuka Secara Bertahap di Daerah Zona Hijau

"Mari kita bekerjasama dalam menangani, mencegah dan mengantisipasi merebaknya virus corona, sehingga jangan sampai ada yang positif di Pasbar ," sebutnya usai melakukan uji coba perdana di halaman kantor bupati setempat, Minggu ( 29/3/2020 ).

Bilik disinfektan itu dibuat dengan alat-alat sederhana dan karya putra daerah Pasaman Barat sendiri.

baca juga: Begini Cara UMKM Binaan Pertamina Eksis di Tengah Pandemi Covid-19

"Dengan dana minim, tidak terlalu mewah dan mahal serta sesuai keadaan dan kondisi masing-masing, kita bisa membuat bilik disinfektan," kata Yulianto.

Ia menjelaskan, untuk tiang atau tonggaknya bisa di buat dari kayu atau bambu yang ada. Diperkirakan membuat bilik disinfeksi dengan anggaran Rp3juta sampai Rp4juta. Namun untuk lebih irit, bisa dengan biaya Rp1juta.

baca juga: Antisipasi Terjadinya Coret-coretan, MTsS Lubuk Kilangan Umumkan Kelulusan Lewat Blog

"Ya, dengan tonggak kayu balok kecil atau bambu, mungkin dana minim bisa dimaksimalkan untuk membuat banyak bilik disinfektan ini," jelasnya.

Untuk itu, ia telah memerintahkan agar setiap instansi dan pihak kecamatan untuk membuat bilin disinfeksi ini, tentunya dengan biaya irit agar direalisasikan kesejumlah tempat.

baca juga: Polisi Benarkan Laporan PDIP Soal Dugaan Peyebaran Hoaks Terkait Puan Maharani di Pasbar

Yulianto juga mengucapkan terimakasih atas kerjasama seluruh pihak seperti TNI, Polri, dan tenaga medis, atas kerjasamanya melakukan pengawasan terhadap pengunjung yang datang di Bumi Tuah Basamo itu.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Rezka Delpiera