Diserang Hama, Hasil Panen Padi Petani di Pessel Menurun

Ilustrasi masa penen padi di Pessel
Ilustrasi masa penen padi di Pessel (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Ditengah COVID-19, hasil panen padi masyarakat di Kampung Ganting Kubang, Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat merosot.

Pantauan KLIKPOSITIF , Minggu 29 Maret 2020, sebagian petani di kampung ini sudah memanen.

baca juga: Pasien Sembuh COVID di Pessel Bertambah Dua Orang, Total Jadi 15 Orang

"Turun, biasanya masih dapat 8 karung. Kini hanya 4,5 karung," ungkap Nurdin (56) dengan menyebutkan area sawahnya seluas 88 meter persegi saat ditemui KLIKPOSITIF usai memanen padi.

Ia menjelaskan, turunnya hasil panen awal tahun ini, akibat maraknya hama perusak padi, seperti kepinding tanah dan wereng coklat.

baca juga: Hanyut di Bendungan Lesung Air, Seorang Remaja Pessel Ditemukan Meninggal

Bahkan selain itu, tikus juga menjadi musuh petani. Namun, tidak terlalu parah.

"Tikus ada juga, tapi tidak begitu merusak. Namun, hama wereng ini sudah berkali-kali dikasih obat, tetap saja hasil seperti ini," terangnya.

baca juga: Lama di Rumah Akibat Pandemi, Guru di Pessel Kembali Bertugas ke Sekolah

Sedangkan, untuk padi yang sedang menunggu panen, Budi (36) mengungkapkan hal serupa. Bahkan, katanya rata-rata jauh lebih parah, dari kondisi padi yang sudah masa panen.

"Jauh lebih parah, kalau diperhatikan. Bisa gagal panen. Karena, rusaknya lebih merata,"tutupnya.

baca juga: 42 Hasil Tes Warga di Pessel Dinyatakan Negatif, 38 Orang Masih Menunggu

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian , Nuzirwan mengakui sejak satu tahun terakhir padi petani memang rentan terserang hama. Bahkan, petugasnya terus melakukan pendataan dan penanggulangan hama di sejumlah kecamatan.

Bahkan, telah menyalurkan bantuan obat-obatan dan racun hama di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan. "Ya, petugas sudah turun ke sana," sebut Jumat 21 Februari 2020 lalu.

Selain itu, ia meminta bagi petani yang padi terserang hama untuk segera berkoordinasi dengan para Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), sehingga bisa segera ditangani.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Rezka Delpiera