Nagari di Agam Ini Buat Posko Pemantauan COVID-19 Bagi Perantau yang Pulang Kampung

Posko Siaga COVID-19
Posko Siaga COVID-19 (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

AGAM , KLIKPOSITIF --Pemerintah Kenagarian Ampang Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, Agam -Sumbar memperketat pantauan bagi perantau yang mudik saat Pandemi COVID-19.

Wali Nagari Ampang Gadang Rifki Syaiful menyebut, ada 130 perantau yang pulang saat ini.

baca juga: Rumah Ibadah Akan Dibuka Secara Bertahap di Daerah Zona Hijau

" Perantau yang pulang kita data dan periksa kesehatannya bekerjasama dengan Puskesmas Biaro,"ucapnya, Senin 30 Maret 2020.

3 diantaranya, kata Rifki, dikategorikan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP), namun kekinian, kondisinya membaik dan telah melewati batas 14 hari sejak kedatangan.

baca juga: Ahli Ungkap Konsumsi Jahe Bisa Bantu Perpanjang Usia

"Bagi saudara kita yang pulang, selama 14 hari sejak kedatangan dilarang keras beraktivitas di luar rumah,"katanya.

Ampang Gadang merupakan wilayah yang kental dengan budaya merantau, dari 130 perantau yang pulang itu rata-rata domisili di Jabodetabek, Riau maupun dari luar negeri.

baca juga: Masjid di Tanah Datar Mulai Laksanakan Salat Jumat

Dalam mengawasi COVID-19, Ampang Gadang tampak selangkah lebih maju dibanding nagari lainnya di Agam , mereka telah membentuk Posko Siaga COVID-19 di Kantor Wali Nagari berikut relawannya.

Di dalam posko, terpampang data perantau yang mudik, berikut status pemerikasaan kesehatan serta kota domisili perantau .

baca juga: Positif Covid-19, BM Sempat Mengikuti Rapat di Kantor Bupati dan DPRD Solsel

Wali Nagari Rifki menyebut, aturan ini diterapkan demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Eko Fajri