Organisasi Wanita di Pasbar Buat Anti Septik Alami, Ini Bahannya

Pembuatan Anti Septik Alami ini dipusatkan dirumah Ibu Liza Fitir di Sukamenanti, Kecamatan Pasaman
Pembuatan Anti Septik Alami ini dipusatkan dirumah Ibu Liza Fitir di Sukamenanti, Kecamatan Pasaman (Humas)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Sejumlah organisasi wanitayang dikomandoi istri Bupati Pasaman Barat ( Pasbar ) Sifrowati Yulianto memunculkan ide pembuatan anti septik alami seperti Dettol untuk cuci tangan cegah terjangkit corona. Anti septik ini bisa dibuat di rumah dan cara pembuatanya pun sangat praktis.

"Pembuatan ide anti septik alami ini didasari, karena anti septik seperti dettol yang saat ini sudah sangat langka. Selain langka harganya pun sudah mahal dan masyarakat ekonomi bawah sulit untuk membeli anti septik tersebut," sebut Sifrowati Yulianto.

baca juga: Polisi Benarkan Laporan PDIP Soal Dugaan Peyebaran Hoaks Terkait Puan Maharani di Pasbar

Karena masyarakat sangat membutuhkan anti septik untuk pelindung diri, timbul keinginanya untuk menciptakan anti septik alami, dengan bahan-bahan yang ada disekitar tempat tinggal.

"Pembuatan anti septik alami tanpa alkohol, merupakan salah satu penangkal kelangkaan penjual anti septik. Untuk itu kita bersama-sama yang ada di organisasi ibu-ibu seperti TP PKK, GOW dan PERWOSI serta organisasi ibu-ibu lainnya," katanya.

baca juga: DPRD Sumbar Soroti Realisasi Penerimaan dan Pendapatan Pengelolaan Kekayaan Daerah

Adapun bahan tersebut yakni, daun sirih merah sebanyak 400 gram, daun sirih biasa 400 gram, serai wangi 2,8 kilogram dan air bersih sebanyak 64 liter. Kemudian bahan-bahan tersebut dicuci hingga bersih.

Setelah itu, air bersih sebanyak 64 liter dipanaskan hingga mendidih, lalu daun sirih merah dan biasa serta serai direbus hingga air rebusan mendidih kembali. Setelah mendidih, air rebusan dari bahan-bahan ini didinginkan, setelah dingin siap untuk dimasukkan kedalam botol.

baca juga: Memasuki Normal Baru, Objek Wisata di Sumbar Akan Dibuka Kembali

"Air rebus ini digunakan seperlunya dan tidak boleh diperjual belikan serta telah diuji oleh Dinas Kesehatan Pasaman Barat ," terangnya.

Ia menjelaskan, tujuan dari pembuatan ini tidak lain hanya untuk membantu masyarakat dalam antisipasi pencegahan dini COVID-19, dengan cuci tangan dengan menggunakan anti septik tanpa alkohol.

baca juga: Studi: 76 Persen Pasien Covid-19 Membaik setelah Transfusi Plasma

Lanjutnya, kesepakatan bersama oleh ibu-ibu yang tergabung dalam beberapa organisasi, anti septik alami ini akan dibuat dalam jumlah banyak dan akan dibagikan ke masyarakat. Selain itu di lokasi tenda, akan disediakan dan bisa ambil serta bebas diperuntukkan untuk umum.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Rezka Delpiera