Pemkab Solok Perpanjang Aktivitas Belajar Siswa di Rumah

Bupati Solok H. Gusmal saat rapat koordinasi bersama tim gugus tugas penanganan Corona Kab. Solok di Arosuka
Bupati Solok H. Gusmal saat rapat koordinasi bersama tim gugus tugas penanganan Corona Kab. Solok di Arosuka (Ist)

SOLOK, KLIKPOSITIF - Menyikapi perkembangan Virus Corona di Sumatra Barat, Pemerintah Kabupaten Solok memutuskan untuk memperpanjang masa belajar di rumah bagi seluruh pelajar yang ada di kabupaten Solok selama 19 hari lagi.

Perpanjangan aktivitas belajar di rumah tersebut dipastikan setelah dikeluarkannya surat instruksi Bupati Solok nomor 420/571/Disdikpora/Sekrt-2020 tentang penanganan dampak COVID-19 di lingkungan Pemkab Solok.

baca juga: DPR : Penerapan New Normal Tetap di Tangan Pemerintah, Bukan Militer

Dalam surat tertanggal 30 Maret 2020 tersebut, Bupati Solok menginstruksikan seluruh kepala sekolah baik negeri dan swasta untuk menambah masa belajar di rumah bagi siswa mulai dari 3-21 April 2020.

Bupati Solok, H. Gusmal Dt. Rajo Lelo mengatakan, keputusan memperpanjang masa aktivitas belajar di rumah bagi seluruh siswa dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek kemungkinan penyebaran Virus Corona .

baca juga: Bupati Lima Puluh Kota Canangkan Era Kenormalan Baru di Lima Puluh Kota.

"Kita akan lihat perkembangan kedepannya. Yang jelas, demi keselamatan pelajar, guru serta perangkat sekolah maka aktivitas belajar dan mengajar di rumah kita perpanjang selama 19 hari kedepan," sebutnya, Senin (30/3/2030).

Pihaknya menekankan, seluruh orang tua harus mengawasi dan mengontrol aktivitas belajar anak di rumah. Jangan sampai pemindahan aktivitas belajar dari sekolah ke rumah malah dimanfaatkan untuk berkeliaran.

baca juga: Update COVID-19 Sumbar per 6 Juni, 54,37 Persen Pasien Dinyatakan Sembuh

"Awasi anak-anak untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah, manfaatkan waktu untuk belajar dan melakukan hal-hal positif lainnya di lingkungan rumah. Jika kedapatan berkeliaran di tempat umum maka akan ditindak aparat keamanan dan petugas Satpol-PP," tegas Bupati.

Terkait proses pembelajaran selama bulan suci Ramadan, Pemkab Solok juga akan melakukan penyesuaian terhadap pelajar SD dan SMP.

baca juga: Pulang dari Jakarta, Seorang Warga Sungai Geringgiang Pariaman Positif COVID-19

"Nanti diatur oleh masing-masing bidang bersama kepala sekolah," tutupnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Rezka Delpiera